⌂ Beranda News ASDP Sterilisasi Kawasan Pelabuhan Merak dan Bakauheni Mulai Juni

ASDP Sterilisasi Kawasan Pelabuhan Merak dan Bakauheni Mulai Juni

ASDP Sterilisasi Kawasan Pelabuhan Merak dan Bakauheni Mulai Juni
Suasana Pelabuhan Merak saat sterilisasi oleh ASDP
A A Ukuran Teks16px

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mulai menerapkan sterilisasi kawasan Pelabuhan Merak dan Bakauheni secara bertahap.

Uji coba dimulai pada 1 Juni 2026, dan diterapkan penuh pada 15 Juni 2026.

>>> 4 Zodiak dengan Energi Positif yang Selalu Menyenangkan

Kebijakan ini merupakan bagian dari transformasi layanan penyeberangan nasional. Tujuannya untuk menciptakan tata kelola pelabuhan yang lebih aman, tertib, dan modern.

Dasar Hukum dan Strategi Sterilisasi

Sterilisasi merujuk pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran dan Peraturan Pemerintah Nomor 91 Tahun 2021 tentang Zonasi dan Sterilisasi Pelabuhan Penyeberangan.

Aturan pendukung lainnya juga dijadikan acuan.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menyatakan bahwa sterilisasi berorientasi pada keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa. Aktivitas di pelabuhan akan lebih teratur dan akses lebih terkontrol.

>>> Kemensos Sediakan Layanan Cek Bansos PKH Mei 2026 Secara Online

Strategi sterilisasi mencakup penguatan pengawasan, penertiban aktivitas, kewajiban penggunaan identitas dan APD, serta pengaturan akses melalui stiker dan platform digital.

ASDP juga berkoordinasi dengan pemangku kepentingan.

Penerapan di Pelabuhan Merak dan Bakauheni

Di Pelabuhan Merak, uji coba sterilisasi diperkuat dengan One Gate System yang berjalan sejak 25 Mei 2026.

>>> Harga BBM Swasta per 1 Juni 2026: Shell dan BP-AKR Sesuaikan Tarif, Vivo Masih Stabil

Seluruh kendaraan Express dan Reguler masuk melalui gerbang Eksekutif sebagai akses utama.

Skema ini meningkatkan efektivitas pengawasan arus kendaraan dan pergerakan pengguna jasa. Sementara itu, Pelabuhan Bakauheni menerapkan teknologi Face Recognition, RFID, CCTV, dan pengawasan digital terintegrasi.

Corporate Secretary ASDP Windy Andale menjelaskan bahwa perusahaan mengoperasikan shuttle bus listrik dan motor listrik untuk operasional internal.

Pengguna yang terdaftar wajib memarkir kendaraan berbahan bakar minyak di area yang disediakan dan beralih ke kendaraan listrik di dalam pelabuhan.

>>> Promo Hypermart 29 Mei–4 Juni 2026: Diskon Tepung, Susu, dan Kebutuhan Harian

Langkah ini mendukung implementasi Green Port melalui transportasi ramah lingkungan. Sterilisasi diharapkan menciptakan kawasan pelabuhan yang lebih tertib dan terkendali.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru