Brian Uriarte berhasil menjadi yang tercepat dalam balapan pembuka kelas Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello, Minggu (31/5/2026).
Pebalap asal Spanyol itu mengungguli Alvaro Carpe di posisi kedua dan Hakim Danish dari Malaysia yang mengamankan podium ketiga.
>>> Adhisty Zara Resmi Menikah dan Hamil, Umumkan Kabar Bahagia Bersama Tsaqib
Sementara itu, pebalap Indonesia Veda Ega Pratama harus puas finis di urutan kedelapan setelah melalui perlombaan yang dramatis.
Jalannya Balapan
Balapan sepanjang 17 putaran ini dimulai dengan perubahan di barisan depan setelah David Almansa yang meraih pole position batal tampil karena sakit.
Posisinya digantikan oleh Hakim Danish.
Joel Kelso memulai dari urutan kedua, diikuti Brian Uriarte dan Jesus Rios. Pemuncak klasemen Maximo Quiles harus start dari posisi ke-14.
>>> Jepang vs Islandia: Uji Coba Terakhir Samurai Biru Sebelum Piala Dunia 2026
Veda Ega Pratama memulai balapan dari urutan ke-12 dan langsung tampil agresif. Ia berhasil melewati enam pebalap sekaligus untuk menempati posisi keenam di awal lomba.
Namun, persaingan ketat membuatnya melorot ke urutan sembilan pada akhir lap pertama, bahkan sempat tercecer hingga posisi ke-16 pada lap keempat.
Memasuki pertengahan lomba, Veda masih tertahan di urutan ke-12. Maximo Quiles memimpin rombongan depan dan bertukar posisi dengan Adrian Fernandez serta Hakim Danish.
>>> Timnas Panama Uji Coba Lawan Brasil di Maracaná Jelang Piala Dunia 2026
Pada lima lap tersisa, Eddie O'Shea dan Joel Kelso merangsek ke depan. Veda perlahan naik ke urutan kedelapan.
Aksi salip-menyalip semakin sengit di tiga lap terakhir. Veda sukses menembus rombongan terdepan dan merebut posisi keempat pada tikungan pertama lap ke-14.
Drama terjadi dua lap menjelang finis saat Quiles kehilangan cengkeraman ban hingga melebar dan hampir membuat Veda terjatuh.
Pebalap asal Gunungkidul itu berhasil mengendalikan motornya dan melanjutkan balapan dari urutan ketujuh.
>>> Perbedaan Cold Brew dan Kopi Panas untuk Kesehatan Lambung
Pada putaran terakhir, usaha Veda untuk memecah rombongan terdepan belum membuahkan hasil sehingga ia harus finis di posisi kedelapan.