Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi sebesar 0,56% dalam perdagangan sepekan terakhir.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks ditutup pada level 6.127,3 dari posisi 6.162 pada pekan sebelumnya.
>>> Jepang Uji Coba Lawan Islandia di Kirin Challenge Cup 2026
Meski IHSG melemah, nilai kapitalisasi pasar di BEI justru mencatatkan pertumbuhan.
Kapitalisasi pasar meningkat 0,88% menjadi Rp 10.729 triliun dari Rp 10.635 triliun, atau bertambah Rp 94 triliun.
Saham-Saham Pendorong IHSG
Pergerakan pasar saham sepanjang 25-29 Mei 2026 dipengaruhi oleh sejumlah saham dengan kontribusi besar. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menjadi pendorong utama indeks.
BREN menyumbang 31,36 poin terhadap IHSG setelah mencatatkan lonjakan harga 34,69%. Saham ini memiliki kapitalisasi pasar saham publik (MCFF) mencapai Rp 54,3 triliun.
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menyokong pergerakan dengan kontribusi 18,85 poin. BRPT membukukan kenaikan harga 20,87% dengan MCFF Rp 48,69 triliun.
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) turut menyumbang 12,15 poin setelah harganya menguat 13,79% dan MCFF Rp 44,73 triliun.
>>> Rafa Benitez dan Pep Guardiola Incar Kursi Pelatih Tim Nasional
Posisi selanjutnya diikuti PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) yang memberikan andil 11,48 poin.
TLKM mengalami kenaikan harga 3,77% dengan kapitalisasi free float Rp 141,1 triliun.
Sementara itu, PT Petrosea Tbk (PTRO) berkontribusi 6,07 poin dengan kenaikan harga 24,53% dan MCFF Rp 13,73 triliun.
PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menyumbangkan 5,16 poin bagi indeks. Harga saham EMAS naik 6,85% dengan MCFF Rp 35,88 triliun.
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) memberikan andil 4,6 poin. Harga saham CUAN menguat 22,33% dengan MCFF Rp 11,24 triliun.
PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) berkontribusi 3,59 poin dengan kenaikan harga 2,99% dan MCFF Rp 55,2 triliun.
Diikuti PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) sebesar 3,47 poin, harga naik 15,26%, dan MCFF Rp 11,7 triliun.
>>> Timnas Indonesia U-19 Hadapi Myanmar di Laga Pembuka Piala AFF
PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) menjadi saham kesepuluh yang paling memengaruhi pergerakan dengan donasi 2,79 poin.
CDIA membukukan kenaikan harga 13,33% serta MCFF Rp 10,58 triliun.
Saham dengan Penguatan Signifikan
Berdasarkan data perdagangan BEI selama sepekan, sejumlah saham mencatatkan penguatan signifikan. BREN memimpin dengan kenaikan dari Rp 2.450 menjadi Rp 3.300 per lembar.
PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE) naik 33,33% ke level Rp 1.040. PT Aman Agrindo Tbk (GULA) melesat 28,54% ke harga Rp 545.
PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) naik 28,48% menjadi Rp 212. PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) menguat 26,75% ke posisi Rp 995.
PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) meningkat 21,95% ke level Rp 1.500.
>>> BRImo Beri Diskon Tiket Prambanan Jazz Festival 2026 Sebesar 25 Persen
PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) melonjak 21% menjadi Rp 5.300, serta BRPT ditutup naik ke harga Rp 1.940.
