⌂ Beranda News Industri Pariwisata Global Cetak Rekor Nilai Ekonomi USD11,6 Triliun

Industri Pariwisata Global Cetak Rekor Nilai Ekonomi USD11,6 Triliun

Industri Pariwisata Global Cetak Rekor Nilai Ekonomi USD11,6 Triliun
Ilustrasi industri pariwisata global dengan nilai ekonomi USD 11,6 triliun
A A Ukuran Teks16px

Industri pariwisata global mencatatkan rekor nilai ekonomi sebesar USD11,6 triliun pada 2025. Angka tersebut setara dengan sekitar 10 persen dari produk domestik bruto (PDB) dunia.

Data ini diumumkan dalam ajang Envision Global Partner Conference 2026 di Shanghai. Konferensi tersebut dihadiri oleh 3.500 pelaku industri pariwisata dari 78 negara.

>>> Tepatitlan FC Hadapi Jaiba Brava di Final Campeon de Campeones

CEO Trip. com Group, Jane Sun, mengatakan sektor perjalanan menunjukkan ketahanan luar biasa di tengah tantangan ekonomi global.

Menurutnya, pelancong masa kini lebih mengutamakan pengalaman personal dan mendalam.

Konferensi tersebut mengidentifikasi tiga pilar utama yang menggerakkan tren pariwisata global, yang disebut sebagai tren 3 Ds.

Tiga Pilar Utama Pariwisata Global

Pilar pertama adalah Discovery of New Emerging Frontiers. Negara-negara seperti Uzbekistan, Argentina, dan Kolombia mencatat pertumbuhan kunjungan tertinggi pada 2025.

Pilar kedua adalah Diversity of Experiences.

Pelancong aktif mencari keberagaman aktivitas, seperti menyelam di Bali, menjelajah Cappadocia, hingga wisata sejarah di Giza dan Istanbul.

>>> Timnas Korea Selatan Cukur Trinidad dan Tobago Lima Gol Tanpa Balas

Pilar ketiga adalah Journeys in Depth. Perjalanan dengan durasi lebih lama mendominasi, dengan 15 dari 20 rute tercepat merupakan perjalanan lintas negara.

Rata-rata durasi tinggal mencapai enam hari.

Peran Kecerdasan Buatan dan Lonjakan Wisatawan ke China

Kecerdasan buatan (AI) semakin vital dalam pariwisata global. AI digunakan untuk efisiensi pemesanan tiket, personalisasi rekomendasi, hingga optimasi operasional.

Dalam perjalanan bisnis, agen AI dapat menyetujui pengajuan perjalanan berisiko rendah secara otomatis dengan akurasi di atas 98 persen.

Sektor perhotelan juga memperoleh ribuan pesanan tambahan berkat otomatisasi.

Arus wisatawan mancanegara ke China melonjak pada 2025. Platform Trip.

com mencatat telah melayani sekitar 20 juta turis asing yang berkunjung ke berbagai kota di China.

>>> Ancol Gratiskan Tiket Masuk Rayakan HUT ke-499 Jakarta

Program Free City Tours di Shanghai, Beijing, Hong Kong, dan Shenzhen menjaring lebih dari 30.000 pelancong dari 127 negara hingga April 2026.

Shanghai mendominasi dengan 12.000 turis, disusul Beijing dengan lebih dari 11.000 wisatawan.

Pemerintah setempat telah mengoperasikan pusat layanan wisata multibahasa di pintu gerbang utama seperti Guangzhou, Beijing, Shanghai, Shenzhen, dan Hong Kong.

Inovasi Jadi Kunci Masa Depan Pariwisata

Dalam konferensi tersebut, Trip. com Group memberikan Tourism Innovation Awards.

Salah satu pemenangnya adalah Universal Epic Universe di Orlando, AS, yang sukses memadukan teknologi imersif di taman hiburan.

Co-founder dan Chairman Trip. com Group, James Liang, mengatakan inovasi akan menjadi penentu utama kelangsungan industri pariwisata.

>>> San Antonio Spurs Singkirkan Oklahoma City Thunder di Gim 7 Final Barat

Menurutnya, keberhasilan bergantung pada kombinasi teknologi dan kreativitas manusia.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru