Bandar taruhan olahraga resmi di Amerika Serikat mencatat peningkatan pendapatan signifikan berkat optimalisasi produk taruhan berganda atau Same Game Parlay (SGP).
Data American Gaming Association (AGA) tahun 2025 menunjukkan strategi ini memicu lonjakan keuntungan sepihak bagi operator.
>>> Skotlandia Jamu Curacao dalam Laga Uji Coba Jelang Piala Dunia 2026
Lonjakan Hold Rate dan Kontribusi SGP
Tingkat kemenangan bandar atau national hold rate melonjak hingga 10,2 persen pada 2025. Angka ini naik hampir 50 persen dibandingkan hold rate 7,0 persen pada 2019.
Produk parlay menyumbang sekitar 40 persen dari total pendapatan platform taruhan daring. Padahal, volume modal atau handle untuk jenis taruhan ini hanya sekitar 22 persen dari keseluruhan pasar.
>>> John Herdman Pantau Dua Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
Total perputaran uang judi olahraga di AS mencapai 166,94 miliar dolar AS sepanjang tahun lalu. Pendapatan kotor operator menembus 16,96 miliar dolar AS.
Kenaikan hold rate dari 2019 ke 2025 setara dengan tambahan kerugian sebesar 5,3 miliar dolar AS yang ditanggung konsumen.
Mekanisme SGP dan Kerugian Pemain
SGP menawarkan keuntungan berlipat dengan modal kecil seperti lotre. Namun, peluang menang sangat rendah akibat akumulasi margin bandar atau vig di setiap seleksi.
>>> Diskon Polytron AC Split 1PK di Transmart Full Day Sale 31 Mei 2026
Taruhan tunggal standar memiliki house edge sekitar 4,5 persen. Sementara itu, produk SGP dengan lima seleksi dapat memiliki house edge melampaui 35 persen.
Desain aplikasi seluler memperparah kondisi ini dengan memajang menu SGP di bagian atas layar. Hal ini mendorong interaksi pengguna secara instan di sela-sela pertandingan.
>>> Menteri PU Percepat Proyek Sekolah Rakyat di Lombok Utara
Keputusan kini berada di tangan regulator untuk menilai apakah tingkat kerugian konsumen tersebut masih aman bagi ekosistem ekonomi taruhan.