DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo resmi melantik Pengurus Anak Cabang (PAC) dari 24 kecamatan secara serentak pada Jumat, 29 Mei 2026.
Acara berlangsung di Rumah Makan Kebun Pring sebagai langkah konsolidasi total pasca-Hari Raya Idul Adha.
>>> Jasa Marga Catat 469 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Selama Libur Panjang
Pelantikan dihadiri pengurus daerah hingga pusat, tokoh keagamaan dari NU dan Muhammadiyah, serta pimpinan partai politik tingkat kabupaten.
Kepengurusan PAC yang baru dirancang inklusif dengan melibatkan lintas ormas keagamaan dan didominasi kelompok muda.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, H. Khairul Anam, menyampaikan apresiasi atas penyelesaian tahapan Musancab secara konstitusional. Ia menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam kerja politik.
Anam menjelaskan konsep seni melayani masyarakat mengutamakan kepentingan rakyat kecil. Hal itu direfleksikan melalui komposisi kepengurusan dari beragam latar belakang agama serta keterwakilan pemuda di parlemen daerah.
Struktur demografi fungsionaris PAC di Probolinggo kini diisi 40,8 persen Generasi Z, 23,2 persen Milenial, dan 36,8 persen Generasi X.
Angka keterwakilan perempuan mencapai 41,2 persen.
Target politik terukur telah ditetapkan untuk mengamankan perolehan kursi legislatif dalam kontestasi pemilu mendatang.
Acara pembukaan di Kabupaten Probolinggo juga diramaikan pelepasan burung merpati dan penampilan Tari Glipang oleh siswa SMPN 2 Dringu.
>>> Analis Wall Street Prediksi Harga Emas Menguat Pekan Depan
Pelatih tari SMPN 2 Dringu, Funa Fauna Angsar, menjelaskan sejarah tarian tersebut.
Tari Glipang awalnya bernama Tari Gholiban dan digunakan untuk memicu semangat kemerdekaan rakyat pada masa kolonial Belanda.
"Tarian Glipang ini adalah tarian khas dari Probolinggo, dulu dinamai Tari Gholiban. Tarian ini dimaksudkan untuk memotivasi rakyat supaya lebih semangat memperjuangkan kemerdekaan," ujarnya.
Seni pertunjukan ini menggabungkan unsur gerakan bela diri dan keagamaan dengan busana prajurit.
Penyelenggara memilih kesenian lokal untuk menyuntikkan energi baru bagi para kader dalam berkontribusi bagi pembangunan nasional.
"Alasan kami memilih tarian ini agar PDI Perjuangan semakin bersemangat untuk mewarnai serta membangun bangsa dan negara," pungkas Funa Fauna Angsar.
Sementara itu, agenda penguatan struktur internal juga dilaksanakan di Kota Batu.
Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kerakyatan DPP PDI Perjuangan, Sri Rahayu, memberikan arahan strategis dalam pelantikan serentak pengurus PAC se-Kota Batu di Zam-Zam Hotel & Convention pada Minggu, 24 Mei 2026.
>>> 9 Barang Kecil di Rumah yang Menunjukkan Seseorang Berhati Baik
Sri Rahayu mengingatkan peran penting PAC sebagai jembatan komunikasi antara pengurus ranting di basis terbawah dengan struktur di atasnya.
"PAC ini menjadi salah satu kaki kita atau kader yang berada di middle. Berbeda dengan ranting yang langsung berada di basis.
Ini menjadi satu kesatuan kekuatan kita," ujarnya.
Legalitas formal melalui pelantikan diharapkan menjadi dasar bagi pengurus untuk menginisiasi gerakan sosial dan mendekatkan diri dengan konstituen.
"Dengan pelantikan ini, mereka diberikan legalitas secara formal untuk melakukan gerakan, melangkah bekerja, kemudian membangun kedekatan dengan masyarakat.
Turun langsung ke bawah dalam rangka pemenangan pemilu," tuturnya.
Menyambut Pemilu 2029, seluruh kader diinstruksikan menjaga kekompakan dan bergerak bersama.
"Karena ini menjadi satu kekuatan dari partai kita, maka ayolah kita bersatu, bekerja sama, dan menggerakkan roda organisasi secara bersama-sama.
>>> Keamanan Data Biometrik untuk Aktivasi Nomor HP: Tidak Disimpan Operator
Kita bergotong royong, sehingga ke depan PDI Perjuangan menjadi kekuatan yang luar biasa untuk menjemput kemenangan pada Pemilu 2029," tandas Sri Rahayu.