Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat tajam pada perdagangan tengah hari ini, Jumat (29/5/2026). Pergerakan ini searah dengan bursa Asia yang kompak berada di zona hijau.
Sentimen positif pasar tersulut oleh tercapainya kesepakatan perpanjangan masa gencatan senjata selama 60 hari antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
>>> Tiga Tim Free Fire Indonesia Lolos ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Spring
Informasi ini pertama kali dirilis oleh Axios dari sumber rahasia.
Pada jeda perdagangan Sesi I, IHSG ditutup di posisi 6.217. Angka tersebut menunjukkan penguatan sebesar 1,43% dibanding penutupan hari sebelumnya.
Indeks LQ45 ikut menguat 0,71% menuju posisi 624,82. Nilai transaksi perdagangan siang ini mencapai Rp16,06 triliun dengan frekuensi 1,32 juta kali transaksi.
Posisi tertinggi IHSG sepanjang perdagangan hari ini menyentuh level 6.230, sedangkan level terendahnya sempat berada di posisi 6.111.
Volume perdagangan melibatkan 22 miliar saham.
Sektor barang baku, infrastruktur, dan energi menjadi pendorong utama dengan penguatan tertinggi.
>>> IHSG Sesi I 29 Mei 2026 Menguat 1,43 Persen, Saham Prajogo Pangestu Pendorong Utama
Masing-masing sektor melonjak hingga 4,68%, 3,18%, dan 3,01% pada pagi hingga siang hari ini.
Sejumlah saham mencatatkan kenaikan tajam dan menjadi top gainers.
PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melejit 25%, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melesat 24,7%, dan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) ikut terbang 24,5%.
Laju penguatan ini juga diikuti bursa Asia lainnya.
KOSPI menguat 3,33%, NIKKEI 225 naik 2,69%, TW Weighted Index melonjak 2,51%, dan Topix terangkat 1,98%.
>>> Rupiah Terus Melemah ke Rp 17.853, Target Rp 15.000 Dianggap Mustahil
Selanjutnya, Straits Times menguat 0,94%, Hang Seng naik 0,84%, SETI bertambah 0,51%, sedangkan KLCI dan SENSEX kompak menguat 0,11%.
Wakil Presiden AS JD Vance mengungkapkan kedua negara saat ini tengah saling bernegosiasi terkait beberapa poin kalimat dalam draf, termasuk isu yang berkaitan dengan kemampuan nuklir Teheran.
Ia menambahkan, Iran tampak bernegosiasi dengan niat baik dan progres nyata terus berjalan.
"I cannot guarantee we're going to reach an agreement, but I feel fairly optimistic at this point," ujar Vance.
Merespons kabar tersebut, harga minyak mentah brent sebagai patokan global turun 6,61% menjadi US$93 per barel.
Langkah ini mempertegas bahwa pelayaran melalui Selat Hormuz akan bebas tanpa hambatan.
>>> BRI Perkuat Ketahanan Modal dan Likuiditas di Tengah Tekanan Global
Berdasarkan laporan kesepakatan, Iran juga diwajibkan membersihkan seluruh ranjau di Selat Hormuz dalam jangka waktu 30 hari.