Hubungan bilateral Indonesia dan Prancis di sektor keamanan memasuki babak baru.
Kesepakatan penguatan kerja sama militer strategis ditegaskan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron saat menerima kunjungan kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Élysée, Paris, pada Kamis (28/5/2026).
>>> Tim Softball SMA Ohio Lolos ke Final Regional OHSAA
Kemitraan strategis ini berfokus pada pengembangan teknologi dan industri mutakhir di bidang pertahanan. Pertemuan kedua kepala negara menjadi momentum penting bagi peningkatan kedaulatan masing-masing melalui kolaborasi konkret.
"Indonesia dan Prancis dipersatukan oleh kemitraan luar biasa yang secara nyata memungkinkan kita memperkuat kedaulatan masing-masing serta maju dalam bidang teknologi dan industri paling mutakhir," ujar Macron.
Prancis menyoroti realisasi pengiriman armada militer udara yang telah dipesan Indonesia. Kedatangan alat utama sistem persenjataan tersebut menjadi bukti komitmen kemitraan strategis.
>>> Cruzeiro Lolos ke Babak 16 Besar Copa Libertadores 2026
"Pengiriman dalam beberapa bulan terakhir pesawat tempur Rafale pertama yang dibeli Indonesia menjadi ilustrasi yang sangat jelas," kata Macron.
Perluasan Cakupan Kolaborasi Militer
Pertemuan bilateral tersebut juga membuahkan kesepakatan untuk memperluas cakupan kolaborasi militer. Kedua negara sepakat mengintensifkan program pelatihan militer, kerja sama operasional, hingga latihan gabungan antarpasukan.
"Kami akan memperkuat pelatihan, kerja sama operasional, dan kami telah memperbanyak latihan bersama," ujar Macron.
>>> NBA Resmi Ubah Aturan Lotre Draf untuk Atasi Tanking
Implementasi perluasan latihan militer bersama dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat. Salah satu agenda yang telah dipersiapkan adalah misi Pégase 2026 yang akan digelar pada September mendatang.
"Dalam seluruh bidang, baik pesawat tempur, kemampuan angkatan laut Indonesia, kemampuan angkatan darat, latihan bersama maupun pelatihan, kami telah memberikan dimensi baru bagi kemitraan pertahanan dan keamanan ini," kata Macron.
Sektor kerja sama strategis ini masih membuka ruang untuk pembahasan lanjutan guna membangun perspektif baru di masa depan.
>>> Polres Temanggung Selidiki Kematian Satu Keluarga Saat Berkemah di Kledung
Selain pertahanan, kunjungan kenegaraan ini juga mencakup penguatan hubungan bilateral di sektor ekonomi, transisi energi, hingga teknologi strategis.