⌂ Beranda News Saham Wilmar Anjlok 11% Imbas Penyelidikan Dugaan Pelanggaran Ekspor

Saham Wilmar Anjlok 11% Imbas Penyelidikan Dugaan Pelanggaran Ekspor

Saham Wilmar Anjlok 11% Imbas Penyelidikan Dugaan Pelanggaran Ekspor
Grafik saham Wilmar International di bursa Singapura
A A Ukuran Teks16px

Saham Wilmar International Ltd. yang tercatat di bursa Singapura mengalami penurunan tajam hingga 11 persen pada Kamis, 28 Mei 2026.

Aksi jual massal terjadi setelah pemerintah Indonesia mengumumkan penyelidikan terhadap perusahaan minyak sawit tersebut atas dugaan pelanggaran ekspor.

>>> Indonesia dan China Sepakat Perkuat Kerja Sama Strategis di Forum PBB

Penurunan tersebut merupakan depresiasi intraday terbesar dalam hampir enam tahun terakhir, seperti dilansir Bloomberg.

Harga saham kemudian sedikit membaik ke level S$3,45 per lembar pada pukul 09.45 waktu setempat.

Volume perdagangan saham Wilmar melonjak signifikan, mencapai sembilan kali lipat dari rata-rata 20 hari yang biasanya sebanyak 78.988 saham.

>>> BNI Salurkan 1.200 Hewan Kurban untuk Masyarakat pada Idul Adha 2026

Penyelidikan Pemerintah

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebutkan bahwa Wilmar International dan Musim Mas Group masuk dalam daftar 10 produsen minyak sawit yang tengah diselidiki.

Fokus penyelidikan adalah dugaan praktik manipulasi harga melalui under-invoicing dan transfer pricing ekspor.

Indikasi pelanggaran ini menjadi salah satu alasan Presiden Prabowo Subianto memperketat regulasi tata niaga komoditas nasional.

Pemerintah berencana mengambil kendali lebih besar atas aktivitas ekspor komoditas melalui BUMN yang baru dibentuk.

>>> Cara Cek Dana PIP 2026 Sudah Cair atau Belum Lewat SIPINTAR

Proses hukum ini menjadi beban tambahan bagi Wilmar di Indonesia. Tahun lalu, perusahaan diwajibkan menyerahkan jaminan Rp12 triliun kepada Kejaksaan Agung terkait kasus ekspor minyak goreng.

Manajemen Wilmar International menyatakan sedang mempersiapkan pernyataan resmi pada Kamis sore untuk menanggapi investigasi tersebut.

Kebijakan pengetatan ekspor baru telah memicu kekhawatiran pelaku pasar dan menghentikan sementara lelang minyak sawit mentah domestik.

>>> Kisah Ibu Tanpa Vagina yang Berhasil Hamil Secara Alami

Beberapa perusahaan pengolahan menahan pembelian buah sawit dari petani swadaya sembari menunggu kejelasan regulasi ekspor yang baru.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru