⌂ Beranda News AS Uji Peluang Damai dengan Iran Terkait Kesepakatan Nuklir

AS Uji Peluang Damai dengan Iran Terkait Kesepakatan Nuklir

AS Uji Peluang Damai dengan Iran Terkait Kesepakatan Nuklir
Bendera Amerika Serikat dan Iran dalam konteks diplomasi nuklir
A A Ukuran Teks16px

Pemerintah Amerika Serikat tengah menilai potensi kemajuan diplomasi dalam perundingan damai dengan Iran terkait isu kesepakatan nuklir temporer pada Kamis (28/5/2026).

Langkah ini diambil untuk menguji peluang perdamaian guna meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah.

>>> Independiente del Valle Juarai Grup H Copa Libertadores Usai Kalahkan Rosario Central

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan bahwa Washington akan melihat titik terang dari hasil perundingan tersebut dalam hitungan jam atau beberapa hari ke depan.

Hal ini disampaikan sebagaimana dilansir dari Investor Daily.

"Ada kesepakatan yang bisa dicapai, dan kami ingin hal itu terwujud. Saya melihat sudah ada beberapa kemajuan serta ketertarikan (dari kedua belah pihak).

>>> Menkeu Purbaya Mengaku Belum Tahu Anggaran Sapi Kurban Presiden Prabowo

Kita akan buktikan dalam beberapa hari ke depan," ujar Rubio.

Gedung Putih tetap mengutamakan jalur diplomatik melalui perundingan saat ini. Mereka memberikan ruang seluas-luasnya agar kesepakatan bisa tercapai.

Namun, penegasan mengenai kesiapan opsi militer tetap membayangi jika proses dialog menemui jalan buntu.

>>> Harga Emas Antam 28 Mei 2026 Anjlok Rp 31.000 Per Gram

Hubungan kedua negara sempat memanas setelah AS dan Israel melancarkan serangan udara bersama ke wilayah Iran pada 28 Februari lalu.

Serangan tersebut menewaskan lebih dari 3.000 jiwa. Meskipun gencatan senjata disepakati pada 7 April, negosiasi lanjutan di Islamabad berakhir tanpa terobosan.

Situasi di lapangan masih rawan. AS tetap memberlakukan blokade ketat di sekitar pelabuhan dan perairan Iran serta sempat meluncurkan serangan sporadis.

>>> PT Indomarco Prismatama Setujui Pembayaran Upah Lembur Buruh Indomaret

Berdasarkan laporan The Washington Post, draf kesepakatan meminta Teheran menyerahkan seluruh persediaan uranium yang telah diperkaya.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru