⌂ Beranda News Prabowo Subianto Kunjungi Prancis Perkuat Hubungan Strategis

Prabowo Subianto Kunjungi Prancis Perkuat Hubungan Strategis

Prabowo Subianto Kunjungi Prancis Perkuat Hubungan Strategis
Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke Prancis
A A Ukuran Teks16px

Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Prancis pada akhir Mei 2026. Kunjungan ini bertujuan memperkuat kemitraan strategis dan hubungan ekonomi bilateral yang saling menguntungkan bagi kedua negara.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menjelaskan bahwa intensitas kunjungan tersebut didasari oleh kepentingan geopolitik. Ia juga menyebut adanya ikatan kerja sama yang baik di berbagai sektor ekonomi.

>>> VKTR Catat Lonjakan Laba Usaha 823 Persen di Kuartal I 2026

“I think our economic relationship is good, and it is mutually beneficial.

We also have a very good relationship in various sectors,” ujar Fadli Zon setelah melaksanakan salat Iduladha di Masjid Istiqlal pada Rabu, 27 Mei 2026.

Fadli Zon mengakui adanya keterkaitan erat antara kunjungan berulang tersebut dengan kepentingan bilateral. Meskipun demikian, hubungan Indonesia dengan negara-negara lain di dunia juga bersifat strategis.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan melalui keterangan tertulis pada Selasa, 26 Mei 2026, bahwa lawatan resmi ini diharapkan mampu meneguhkan posisi Indonesia di kawasan Eropa.

“Currently, Indonesia has many highly strategic collaborations with France, and this state visit is expected to further strengthen Indonesia’s position in Europe, especially in France,” kata Teddy Indra Wijaya.

>>> Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos ke 42 Daerah per Juni 2026

Teddy Indra Wijaya menambahkan bahwa peran kedua negara saling melengkapi. Indonesia menjadi salah satu gerbang utama Eropa menuju Asia, dan sebaliknya.

“Indonesia is one of the main gateways for European relations with Asia, while France is an important gateway for Asian, especially Southeast Asian, relations with Europe,” ucap Teddy Indra Wijaya.

Kunjungan ini juga disebut sebagai pemenuhan undangan dari pemerintah Prancis yang telah direncanakan sejak lama namun sempat tertunda.

“The invitation had been arranged since last year and underwent several reschedulings,” tutur Teddy Indra Wijaya.

Kepastian mengenai keberangkatan Presiden turut dikonfirmasi oleh Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro saat ditanya mengenai agenda Iduladha 1447 Hijriah.

>>> Tips Jaga Kolesterol Saat Iduladha dari Dokter Spesialis Gizi

Juri Ardiantoro menyampaikan di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa, 26 Mei 2026, bahwa mantan Menteri Pertahanan itu telah bertolak sejak Senin malam, 25 Mei 2026.

“The President left last night for an overseas working visit to France,” jelas Juri Ardiantoro.

Berdasarkan catatan Tempo, lawatan ini merupakan kunjungan resmi keempat Prabowo Subianto ke Prancis dalam kurun waktu 19 bulan pertama masa jabatannya sebagai presiden.

Prabowo Subianto sebelumnya menghadiri Bastille Day Military Parade 2025 di Paris sebagai tamu kehormatan pada pertengahan Juli 2025, diikuti kunjungan singkat kurang dari lima jam pada Januari 2026 setelah melawat ke Inggris dan Swiss.

Dalam pertemuan awal tahun tersebut, Prabowo Subianto berdiskusi selama sekitar 2,5 jam dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron mengenai isu geopolitik global dan keketuaan Prancis di KTT G7.

>>> Investor Domestik Borong Saham TPIA dan BREN, Harga Melejit

Pertemuan tatap muka terakhir antara kedua kepala negara sebelum lawatan ini terjadi di Istana Élysée pada Selasa siang, 14 April 2026 waktu setempat, yang kemudian diunggah melalui akun Instagram resmi @presidenrepublikindonesia.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru