Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot ke level 6.163 pada sesi I perdagangan Selasa, 26 Mei 2026.
Pelemahan ini menyeret saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ke zona merah.
>>> Hattrick Miguel Marulanda Bawa Envigado FC Tekuk Real Cartagena
Berdasarkan data Investor Daily, saham BBRI turun 2,21 persen menjadi Rp 3.100 per lembar.
Sementara itu, saham BBCA terkoreksi 1,23 persen ke posisi Rp 6.025.
>>> Perhapi Minta Kepastian Hukum Ekspor Nikel Lewat Danantara
Kondisi ini berbalik dari perdagangan Senin, 25 Mei 2026, saat BBRI menguat 3,93 persen dan BBCA naik 3,39 persen.
Pelemahan bursa saham domestik terjadi bersamaan dengan merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Selasa.
Data Bloomberg mencatat rupiah di pasar spot exchange pukul 09.05 WIB melemah 13 poin atau 0,07 persen ke posisi Rp 17.757 per dolar AS.
>>> Kemendikdasmen Wajibkan Bahasa Inggris Mulai Kelas 3 SD pada 2027
Sebelumnya, rupiah ditutup di level Rp 17.744.
Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,17 persen menuju level 99.070.
>>> 30 Mobil 1.400 CC ke Bawah yang Cocok Pakai Pertalite
Tren negatif pada sesi I hari ini juga menekan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).