Pizza Hut dan para franchisee memperluas konsep restoran retro di Amerika Serikat. Langkah ini bertujuan merevitalisasi merek dengan memanfaatkan nostalgia konsumen.
Menurut siaran pers dari perusahaan induk Yum! Brands, total 155 restoran Pizza Hut di seluruh AS kini memiliki elemen desain vintage.
>>> Meridian Growth Fund Soroti Pertumbuhan Strategis Globalfoundries
Salah satu lokasi baru yang dikonversi berada di 6293 Oxon Hill Road, Oxon Hill, Maryland, yang menjadi satu-satunya franchise bertema retro di negara bagian tersebut.
Desain klasik ini mencakup taplak meja kotak-kotak merah, cangkir merah, bilik vinil, lampu bergaya Tiffany, permainan arkade, dan atap merah tradisional.
Para franchisee menggunakan buku panduan perusahaan untuk menerapkan desain bergaya 1990-an ini, yang dimulai dengan renovasi pertama di Ashdown, Arkansas, pada 2019.
Daland Corporation, franchisee yang berbasis di Kansas dengan 94 lokasi, telah menyelesaikan 38 konversi retro dan berencana mengubah 12 lokasi lagi.
Tim Sparks, presiden Daland Corporation, menyatakan bahwa toko-toko klasik ini termasuk yang berkinerja terbaik di jaringan, dengan pelanggan datang dari kota dan negara bagian tetangga.
>>> Saham RXO Inc Melonjak 30,4 Persen Setelah Proyeksi Pasar Optimis
"Bagi banyak tamu, pengalaman ini melampaui sekadar pizza," kata Yum! Brands dalam rilisnya.
"Ini tentang terhubung kembali dengan kenangan berkumpul di meja bertaplak kotak-kotak merah bersama teman dan keluarga."
Perusahaan mencatat bahwa strategi ini sejalan dengan pergeseran konsumen yang lebih luas, sebagaimana didokumentasikan dalam Laporan Tren Makanan Collider Lab 2026, di mana individu menggambarkan penggunaan makanan untuk pengalaman sensorik yang membumi.
"Restoran-restoran ini dibangun di sekitar pengalaman ruang makan—keluarga berkumpul setelah acara, tim olahraga merayakan, anak-anak menikmati permainan arkade seperti Pac-Man, dan bahkan menunggu lagu di jukebox," kata Sparks kepada CBC News.
"Ini adalah pengalaman yang sangat berbeda dari sekadar mengambil atau memesan pizza untuk diantar."
Para pakar industri menghubungkan tren ini dengan meningkatnya kecemasan konsumen terhadap perubahan ekonomi dan teknologi.
>>> Penalti Berat Mengintai Penarikan Dana 529 untuk Bayar Utang Kartu Kredit
Grant Packard, profesor pemasaran di York University, menjelaskan bahwa merek nostalgia memberikan rasa nyaman psikologis di masa sulit.
"Kami ingin kembali ke kenangan masa kecil yang lebih hangat dan aman, ketika segalanya tampak sederhana dan aman," kata Grant Packard.
Penelitian akademis menunjukkan bahwa konsumen secara alami memandang pengalaman masa lalu melalui lensa yang sangat positif saat menghadapi stresor modern.
Matthew Philp, profesor pemasaran di Toronto Metropolitan University, mengamati bahwa merek historis memberi keunggulan pada jaringan mapan dibanding pesaing baru.
"Nostalgia adalah selimut hangat yang aman," katanya.
>>> Virtus InfraCap ETF Hasilkan Imbal Hasil 9,67% dengan Strategi Leverage
CEO Pizza Hut Aaron Powell menyatakan dalam acara Today di NBC bahwa perusahaan akan terus fokus pada pengalaman klasik ke depannya.