⌂ Beranda News Alphabet Raup Pendapatan Melonjak 130 Persen, Didorong Google Cloud

Alphabet Raup Pendapatan Melonjak 130 Persen, Didorong Google Cloud

Alphabet Raup Pendapatan Melonjak 130 Persen, Didorong Google Cloud
Grafik kenaikan pendapatan Alphabet dan Google Cloud
A A Ukuran Teks16px

Saham Alphabet melonjak sekitar 130 persen dalam 12 bulan terakhir hingga 22 Mei. Kenaikan ini membawa kapitalisasi pasar perusahaan mencapai 4,6 triliun dolar AS.

Dengan valuasi tersebut, Alphabet menjadi perusahaan paling bernomor dua di dunia setelah Nvidia. Pencapaian ini membantah ekspektasi pasar yang pesimistis terhadap raksasa teknologi itu.

>>> Risalah FOMC Isyaratkan Potensi Pergeseran ke Kebijakan Moneter Netral

Kinerja Keuangan Kuartal I 2025

Alphabet melaporkan pendapatan kuartal I pada 29 April lalu. Pendapatan naik 22 persen year-on-year menjadi 109,9 miliar dolar AS, melampaui perkiraan analis Wall Street.

Laju pertumbuhan pendapatan ini merupakan yang tercepat dalam 16 kuartal terakhir. Google Search menjadi kontributor utama dengan kenaikan pendapatan 19 persen pada kuartal tersebut.

Chief Business Officer Philipp Schindler mengatakan AI Overviews dan AI Mode terus mendorong peningkatan penggunaan Google Search. Pertumbuhan terjadi pada seluruh jenis kueri, termasuk kueri komersial.

>>> SpaceX Bersiap IPO Terbesar dalam Sejarah, Target Dana Rp1.200 Triliun

Segmen bisnis lain juga mencatat pertumbuhan positif.

Pendapatan iklan YouTube naik hampir 11 persen, sementara Waymo, divisi mobil otonom Alphabet, telah mencapai 500.000 perjalanan per minggu.

Google Cloud menjadi bintang dengan lonjakan pendapatan 63 persen year-on-year. Pertumbuhan ini melampaui Amazon Web Services dan Microsoft Azure.

>>> Mengapa Saya Kembali Menonton Film Thriller Romantis 1996 Bound

Permintaan infrastruktur kecerdasan buatan tetap kuat.

Google Cloud mengakhiri kuartal I dengan tunggakan pelanggan senilai 462 miliar dolar AS, hampir dua kali lipat dibanding tiga bulan sebelumnya.

Meski pendapatan kuat, belanja infrastruktur besar menjadi risiko jangka panjang yang dipantau investor. Alphabet mencatat belanja modal 91 miliar dolar AS pada 2025.

>>> Miley Cyrus Bicara Proses Pengambilan Keputusan dan Warisan Hannah Montana

Manajemen menaikkan target belanja modal tahun ini menjadi 180-190 miliar dolar AS. Chief Financial Officer Anat Ashkenazi mengatakan belanja modal akan meningkat signifikan pada 2027.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru