⌂ Beranda News NuScale dan BWX Technologies: Dua Jalur Berbeda Menuju Keuntungan Energi Nuklir

NuScale dan BWX Technologies: Dua Jalur Berbeda Menuju Keuntungan Energi Nuklir

NuScale dan BWX Technologies: Dua Jalur Berbeda Menuju Keuntungan Energi Nuklir
Ilustrasi reaktor modular kecil NuScale
A A Ukuran Teks16px

Pasar energi nuklir sempat meredup selama sekitar satu dekade setelah bencana Fukushima 2011 yang mendorong banyak negara menghentikan proyek nuklir mereka.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir terjadi pergeseran signifikan.

>>> Harga Minyak Berfluktuasi di Tengah Negosiasi Damai Iran

Ekspansi pesat pasar kecerdasan buatan (AI) dan pusat data yang haus listrik telah memicu minat baru terhadap tenaga nuklir.

Tren ini semakin dipercepat dengan hadirnya reaktor yang lebih aman dan efisien.

NuScale (NYSE: SMR) dan BWX Technologies (NYSE: BWXT) mewakili dua cara berbeda untuk meraih keuntungan dari sektor yang sedang tumbuh ini.

NuScale mengembangkan reaktor modular kecil (SMR) untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir berukuran lebih kecil di daerah terpencil.

Sementara itu, BWX beroperasi sebagai satu-satunya produsen skala besar komponen nuklir khusus, sistem bahan bakar, dan sistem reaktor angkatan laut di Amerika Utara.

Dalam 12 bulan terakhir, saham NuScale turun lebih dari 50%, sedangkan saham BWX melonjak hampir 90%.

>>> Federal Reserve Usulkan Rekening Pembayaran Khusus untuk Lembaga Keuangan

SMR NuScale dapat dipasang dalam wadah setinggi 65 kaki dan lebar sembilan kaki. Sistem ini sepenuhnya diprefabrikasi dan dirakit langsung di lokasi.

Setiap SMR hanya menghasilkan 77 MWe sendiri. Sebagai perbandingan, reaktor nuklir konvensional biasanya menghasilkan lebih dari 1.000 MWe.

Namun, SMR ini dapat dipasang secara modular untuk membangun pembangkit yang lebih besar di daerah terpencil.

NuScale saat ini bekerja sama dengan Fluor (NYSE: FLR) untuk memasang enam reaktor 77 MWe.

Proyek ini bertujuan membangun pembangkit 462 MWe untuk RoPower Rumania, meskipun reaktor tersebut diperkirakan baru beroperasi paling cepat tahun 2030.

Selain itu, NuScale berencana memasang hingga enam gigawatt kapasitas SMR di tujuh negara bagian untuk Tennessee Valley Authority (TVA) di AS.

>>> Saham IonQ Melonjak Usai Pemerintah AS Alokasikan $2 Miliar untuk Komputasi Kuantum

Reaktor pertama baru akan aktif pada awal 2030-an.

Prospek Keuangan dan Persaingan

Hingga reaktor komersial beroperasi penuh, NuScale akan memperoleh sebagian besar pendapatan dari studi rekayasa awal (FEED), biaya lisensi, dan konsultasi.

Dari 2025 hingga 2028, analis memperkirakan pendapatannya tumbuh dari $31,5 juta menjadi $310,7 juta seiring bertambahnya kontrak.

Namun, mereka memperkirakan laba bersih masih akan negatif dalam waktu dekat. Dengan kapitalisasi pasar $3,92 miliar, saham perusahaan sudah diperdagangkan pada 13 kali penjualan 2028.

Kemunduran atau penundaan yang tak terduga dapat berdampak besar pada kinerja sahamnya.

Selain itu, NuScale akan menghadapi lebih banyak pesaing di pasar SMR, termasuk BWX, dalam beberapa tahun ke depan.

>>> Harga Emas Turun Dipicu Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Fed

Tekanan persaingan ini mungkin menjelaskan mengapa Fluor, yang sebelumnya memiliki lebih dari setengah saham NuScale sebelum debut publiknya, baru-baru ini melikuidasi seluruh posisi tersebut.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru