⌂ Beranda News Audemars Piguet Rilis Royal Oak Concept Edisi Terbatas Kolaborasi dengan AMBUSH

Audemars Piguet Rilis Royal Oak Concept Edisi Terbatas Kolaborasi dengan AMBUSH

Audemars Piguet Rilis Royal Oak Concept Edisi Terbatas Kolaborasi dengan AMBUSH
Audemars Piguet Royal Oak Concept Flying Tourbillon kolaborasi AMBUSH
A A Ukuran Teks16px

Audemars Piguet meluncurkan jam tangan edisi terbatas Royal Oak Concept Flying Tourbillon hasil kolaborasi dengan AMBUSH, label streetwear dan perhiasan asal Jepang.

Peluncuran dilakukan pada 21 Mei 2026.

>>> Molly Rainford dan Tyler West Luncurkan Podcast The Prenup di Tengah Persiapan Pernikahan

Jam tangan ini diproduksi terbatas sebanyak 150 unit dengan harga eceran CHF 176.800 atau sekitar $224.875.

Desainnya menggabungkan keahlian horologi Swiss dengan estetika kontemporer khas AMBUSH. Ciri khasnya adalah case titanium 38,5 mm dengan ketebalan 11,4 mm, dial aventurine hitam berkilau, serta sangkar tourbillon aluminium anodized merah bata di posisi pukul 6.

Detail Teknis dan Desain

Jam tangan ini ditenagai oleh kaliber 2982 buatan tangan, mesin openworked 3Hz dengan 212 komponen yang memberikan cadangan daya 72 jam dan ketahanan air 20 meter.

Dilengkapi dua tali karet interchangeable berwarna hitam dan merah dengan pola micro-mosaic eksterior. Sistem quick-change terintegrasi langsung ke dalam struktur case.

Yoon Ahn, salah satu pendiri AMBUSH, menjelaskan bahwa kerangka desain sengaja dibuat untuk mencerminkan aliran dan perkembangan ide kreatif yang terus bergerak.

"Kreativitas selalu bergerak. Anda terus berevolusi, beregenerasi, maju, jadi desain edisi terbatas ini harus mengikuti energi itu," ujarnya.

Ahn mencatat bahwa penskalaan turun dari seri Royal Oak Concept yang avant-garde memungkinkan arsitektur kompleks duduk nyaman di pergelangan tangan yang lebih kecil.

"Bagi saya, ini tentang keseimbangan, tentang menciptakan sesuatu yang benar-benar universal yang bisa terhubung dengan siapa pun," katanya.

Proses pengembangan memakan waktu sekitar tiga tahun.

>>> Sam Fender dan Olivia Dean Kokoh di Puncak UK Singles Chart

"Kami telah melakukan banyak kolaborasi, tapi ini spesial karena ini adalah barang mewah mekanis pertama yang kami kerjakan," kata Ahn.

Kolaborasi ini memaksa para kreator mengubah kecepatan operasional mereka yang biasanya mengikuti ritme cepat industri mode modern.

"Saya tahu pendekatannya akan memakan waktu dalam hal proses, persetujuan, dan pengujian, yang memakan waktu sekitar tiga tahun untuk menyelesaikannya," ujar Ahn.

Proses kolaboratif membantu menggeser fokus desain internal menuju penciptaan barang yang dimaksudkan untuk relevansi jangka panjang.

"Bekerja pada ini membantu kami, terutama saya sebagai desainer, untuk berpikir lebih jangka panjang dan mulai fokus pada hal-hal yang benar-benar penting dalam ruang desain," kata Ahn.

Dimensi akhir case memberikan solusi praktis bagi kolektor jam tangan dengan profil pergelangan tangan kecil.

"Akhirnya kami memiliki ukuran yang pas, bahkan di pergelangan tangan saya yang tipis," katanya. "Ini seperti akhirnya Anda menemukan sepatu Cinderella Anda."

Verbal, salah satu pendiri AMBUSH lainnya, menyatakan bahwa pilihan aksen warna merah dipilih untuk melambangkan energi struktural dan konsep dasar pengukuran waktu.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru