Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan dengan pelemahan pada hari ini. Investor masih mencermati dinamika sentimen global.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 28,85 poin atau 0,46 persen ke level 6.191,89 pada awal sesi.
Pelemahan juga terjadi pada saham-saham likuid. Indeks LQ45 terkoreksi 5,28 poin atau 0,84 persen ke posisi 619,95.
Kondisi ini berbeda dengan bursa Amerika Serikat yang ditutup positif.
Dow Jones Industrial Average naik 0,32 persen ke 45.565,23, S&P 500 naik 0,24 persen ke 6.481,40, dan Nasdaq naik 0,21 persen ke 21.590,14.
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup menguat 0,38 persen di level 7.936. Penguatan terjadi meski investor asing mencatatkan aksi jual bersih Rp141 miliar.
Tim Riset BRI Danareksa Sekuritas menyebut secara teknikal IHSG berpeluang menguji resistance di area 8.000.
Pasar hari ini akan fokus pada rilis data GDP, Core PCE, dan klaim pengangguran AS sebagai acuan kebijakan suku bunga The Fed.
