Merek es krim cokelat asal Indonesia, Halocoko, resmi ditunjuk sebagai Official Ice Cream FIFA World Cup 2026 pada Rabu (17/6/2026).
Langkah ini diambil untuk memperkuat strategi ekspansi pasar domestik dan global.
Turnamen sepak bola edisi 2026 diproyeksikan menjadi yang terbesar dengan 48 negara peserta dan 104 pertandingan di Kanada, Meksiko, serta Amerika Serikat.
Senior Brand Manager Halocoko, Viona Lie, mengatakan kemitraan ini menandai langkah penting bagi perusahaan.
"FIFA World Cup 2026 bukan sekadar ajang olahraga. Ia merepresentasikan persatuan, pengalaman bersama, dan momen yang menyatukan orang-orang lintas budaya," ujarnya.
Halocoko berkomitmen menjaga keterjangkauan harga di tengah persaingan pasar es krim cokelat nasional.
"Kami berani memposisikan diri sebagai spesialis es krim cokelat. Fokus kami pada pengembangan produk, inovasi, dan varian es krim cokelat," kata Viona Lie.
Perusahaan juga merencanakan kerja sama dengan komunitas lokal dan program sosial pembagian es krim gratis kepada anak-anak sekolah.
"Kami menghadirkan permainan kecil bersama anak-anak. Kami juga menyasar sekolah-sekolah dan mengundang komunitas lokal untuk berkolaborasi," ucap Viona Lie.
Sebagai pemain baru, Halocoko optimistis terhadap ruang pertumbuhan pasar es krim di Indonesia.
"Kami masih banyak yang harus dipelajari dan dibenahi. Namun, kami berkomitmen menghadirkan es krim cokelat berkualitas sesuai selera konsumen," tuturnya.
Saat ini Halocoko memiliki sekitar 100 ribu titik distribusi di kanal modern maupun tradisional.
Target perusahaan adalah memperkuat pemerataan distribusi hingga 2027.
"Strategi jangka pendek kami memperluas kualitas layanan dan titik distribusi. Harapannya, pada 2027 distribusi bisa lebih merata," ujar perwakilan Halocoko.
Sebagai aktivasi pemasaran selama turnamen, Halocoko akan menggelar perayaan kemitraan di Jakarta Fair 2026.
Mereka menghadirkan booth pengalaman imersif dan meluncurkan produk edisi khusus.
Untuk mendukung standar kualitas internasional, Halocoko telah menjalin kemitraan jangka panjang dengan produsen kakao global, Cargill.
