⌂ Home News Wings Air Buka Suara Soal Video Viral Cable Tie di Baling-Baling Pesawat
News

Wings Air Buka Suara Soal Video Viral Cable Tie di Baling-Baling Pesawat

Pesawat Wings Air di Bandara Ngurah Rai Bali
Pesawat Wings Air di Bandara Ngurah Rai Bali
A A Text Size16px

Wings Air angkat bicara mengenai video viral yang memperlihatkan penggunaan pengikat kabel atau cable tie pada komponen pesawat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Video tersebut awalnya diunggah oleh seorang warga negara asing dan memicu diskusi hangat di media sosial.

Sejumlah warganet mempertanyakan kepatuhan terhadap standar keselamatan penerbangan yang ketat. Namun, ada pula yang menilai bagian yang diikat bukan komponen inti sistem penggerak pesawat.

Corporate Communications Strategic Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, memberikan klarifikasi terkait hal ini.

Ia memastikan bagian yang terlihat dalam video bukanlah kerusakan pada baling-baling pesawat Wings Air.

Menurut Danang, pengikat tersebut sengaja dipasang untuk menjaga posisi sementara lapisan pelindung atau deicer pada baling-baling yang sempat bergeser sedikit.

Komponen ini tidak berkaitan dengan struktur utama yang memproduksi daya dorong pesawat.

Langkah pengikatan itu telah sesuai dengan prosedur perawatan resmi dalam Aircraft Maintenance Manual dari pabrikan. Prosesnya dilakukan oleh teknisi pesawat berlisensi.

Komitmen Keselamatan dan Pemeriksaan Lanjutan

Danang menyatakan seluruh proses pemeliharaan Lion Group menerapkan standar keselamatan ketat. Pemeriksaan lanjutan tetap dilakukan untuk memastikan komponen beroperasi normal.

Penggunaan cable tie dalam situasi tertentu diakui sebagai prosedur teknis yang legal dalam perawatan pesawat. Hal ini diperbolehkan sepanjang memenuhi regulasi penerbangan dan standar pabrikan.

Lion Air menegaskan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Setiap armada menjalani perawatan rutin secara berkala, baik terjadwal maupun tidak.

Saat ini, unit pesawat Wings Air yang terekam dalam video sedang dalam proses pemeriksaan lanjutan sebagai bagian dari verifikasi teknis internal.

“Pesawat tidak akan dioperasikan apabila belum memenuhi standar keselamatan dan kelayakan udara. Seluruh keputusan operasional didasarkan pada hasil inspeksi teknis oleh personel berwenang,” kata Danang.

Hingga saat ini, otoritas bandara maupun regulator penerbangan belum memberikan keterangan resmi tambahan mengenai video tersebut.

About the Author
📰 Latest Updates