Memilih lembaga penyalur kurban digital yang tepat sangat penting agar ibadah kurban Anda tersampaikan dengan sah dan amanah sebelum matahari terbenam pada Hari Tasyrik terakhir (13 Dzulhijjah / 30 Mei 2026).
Berikut cara yang dapat Anda lakukan untuk memastikan legalitas dan rekam jejak digital lembaga pengelola kurban tersebut.
Cek Legalitas di Kemenag RI
Pastikan lembaga pengelola dana kurban terdaftar secara resmi sebagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) atau BAZNAS.
Buka situs resmi Kementerian Agama RI atau BAZNAS untuk memverifikasi status hukum lembaga tersebut.
Cek Status Rekening
Kunjungi situs cekrekening. id yang disediakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Masukkan nomor rekening atau nomor e-wallet tujuan transfer yang tertera di situs kurban untuk melacak apakah nomor tersebut pernah dilaporkan terkait tindak pidana penipuan.
Jika memiliki rekam jejak buruk, urungkan niat bertransaksi.
Cek Ulasan dan Kredibilitas Website
Buka platform whois. com untuk memeriksa tanggal registrasi, tanggal pembaruan, serta informasi kontak pendaftaran dari situs web lembaga kurban.
Gunakan data ini untuk mencocokkan klaim pengalaman lembaga dengan umur situs web mereka guna menghindari platform palsu.
Tips Keamanan Transaksi
- Gunakan jalur toko resmi di e-commerce karena transaksi lewat pihak ketiga lebih aman dengan adanya rekening bersama.
- Pastikan transfer hanya menggunakan Virtual Account (VA) atas nama lembaga, QRIS resmi, atau payment gateway, bukan rekening pribadi.
- Simpan bukti transaksi, minta akad kurban, nomor sertifikat, serta kejelasan jadwal pengiriman laporan dokumentasi penyembelihan.
