⌂ Home News Kemkomdigi Siapkan Mitigasi Internet di Sangihe dan Sitaro Selama Restorasi Kabel Laut
News

Kemkomdigi Siapkan Mitigasi Internet di Sangihe dan Sitaro Selama Restorasi Kabel Laut

Proses restorasi kabel laut Palapa Ring Tengah di perairan Sulawesi Utara
Proses restorasi kabel laut Palapa Ring Tengah di perairan Sulawesi Utara
A A Text Size16px

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyiapkan langkah mitigasi untuk menjaga layanan komunikasi dan internet di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) dan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Langkah antisipasi ini dilakukan menyusul proses restorasi akibat putusnya sebagian (partial cut) pada jaringan kabel laut Palapa Ring Tengah segmen Tahuna-Melonguane.

Proses restorasi dijadwalkan berlangsung mulai Kamis (28/5/2026) hingga Selasa (2/6/2026).

Layanan Prioritas Tetap Berjalan

Direktur Pengendalian Infrastruktur Digital Ditjen Infrastruktur Digital Kemkomdigi, Indra Maulana, menegaskan bahwa konektivitas digital di wilayah terluar merupakan infrastruktur vital yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar masyarakat.

“Kami tidak ingin masyarakat di wilayah kepulauan mengalami gangguan komunikasi berkepanjangan. Oleh karena itu, seluruh tahapan restorasi dipantau secara intensif dan layanan prioritas disiapkan tetap berjalan,” ujar Indra.

Ia menambahkan bahwa internet di wilayah perbatasan menopang berbagai sektor krusial, mulai dari pendidikan, fasilitas kesehatan, pemerintahan digital, transaksi ekonomi warga, hingga jalur komunikasi kebencanaan.

Proses pemulihan harus berjalan cepat dan terukur mengingat tingginya tantangan geografis di wilayah kepulauan tersebut.

Plt.

Direktur Infrastruktur Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), Darien Aldiano, menjelaskan bahwa kesiapan operasi kapal penggelar kabel fiber optik khusus, Pacific Guardian, menandai dimulainya proses restorasi.

Skema percepatan yang akan dikerjakan tim teknis meliputi pencarian titik gangguan di bawah laut, pengangkatan kabel, penyambungan akhir (splicing), hingga pengujian jaringan sebelum diaktifkan kembali secara penuh pada 2 Juni mendatang.

Jalur laut segmen Tahuna-Melonguane merupakan salah satu jalur paling strategis dalam jaringan tulang punggung (backbone) Palapa Ring Tengah yang menghubungkan trafik komunikasi bagi masyarakat pulau terluar.

Kondisi geografis yang membentang di kawasan rawan bencana geologis dan lintasan laut dalam di utara Sulawesi membuat infrastruktur kabel laut ini rentan mengalami gangguan teknis akibat aktivitas tektonik bawah laut maupun jangkar kapal besar.

About the Author
📰 Latest Updates