Pemerintah Swedia berjanji menyediakan program bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF) gratis untuk anak kedua dan seterusnya.
Langkah ini diambil untuk mengatasi penurunan drastis angka kelahiran di negara tersebut.
Data Badan Statistik Swedia (SCB) mencatat sebanyak 98.451 anak lahir pada tahun 2024. Jumlah itu turun sekitar 1.600 kelahiran dibandingkan tahun 2023.
Angka kesuburan rata-rata di Swedia pada 2024 mencapai 1,43 anak per perempuan. Angka tersebut menjadi rekor terendah sepanjang sejarah Swedia.
Faktor Ekonomi dan Sosial Jadi Pemicu
Hasil riset menunjukkan satu dari empat perempuan muda di Swedia ragu untuk memiliki keturunan.
Faktor ekonomi dan tingginya biaya hidup menjadi pemicu utama keengganan pasangan suami istri untuk mempunyai anak.
Selain itu, aspek perumahan dan kesetaraan gender juga turut memengaruhi keputusan tersebut. Hal ini diungkapkan oleh Profesor Madya Ekonomi di Lund University, Asa Hansson.
Program IVF gratis diharapkan dapat meringankan beban biaya bagi pasangan yang ingin memiliki anak. Dengan demikian, angka kelahiran di Swedia diharapkan bisa meningkat kembali.
