SpaceX bersiap melaksanakan penawaran umum perdana (IPO) yang bisa menjadi yang terbesar dalam sejarah. Perusahaan menargetkan perolehan dana sekitar $75 miliar atau setara Rp1.200 triliun.
Valuasi perusahaan diperkirakan mencapai $1,75 triliun hingga $2 triliun. Para investor sudah antre untuk memiliki saham perusahaan milik Elon Musk ini.
Pelajaran dari IPO Besar Sebelumnya
Sejarah menunjukkan bahwa pemenang terbesar dari IPO yang ramai bukan selalu perusahaan utamanya. Justru pemasok penting yang mendukung visi ambisius di balik layar sering kali lebih menguntungkan.
Pada era internet akhir 1990-an, banyak perusahaan dot-com meroket setelah IPO lalu jatuh.
Sementara itu, Cisco Systems meraup untung besar dengan menyediakan router dan switch yang memungkinkan pengembangan web.
Pada era komputasi awan 2010-an, pembuat chip yang memungkinkan daya pemrosesan justru menangkap keuntungan paling tahan lama. Pola ini menunjukkan bahwa dana IPO mengalir ke pemasok teknologi.
SpaceX diperkirakan akan membelanjakan dana segar untuk komputasi canggih. Nvidia disebut-sebut sebagai pihak yang paling mungkin menangkap porsi besar belanja tersebut.
Perusahaan ini bergantung pada arsitektur GPU mutakhir untuk simulasi penerbangan otonom dan jaringan data orbital. IPO SpaceX bisa menjadi katalis bagi pertumbuhan pemasok infrastruktur teknologi.
