Miliuner investor Mark Cuban mengungkapkan bahwa ia telah menjual sebagian besar kepemilikan Bitcoin-nya. Pengakuan itu disampaikan dalam wawancara yang diterbitkan pada 21 Mei 2026.
Seperti dilaporkan Detik Finance dari laporan asli TheStreet, mantan pemilik Dallas Mavericks itu kehilangan kepercayaan pada aset digital tersebut.
Ia menilai Bitcoin gagal berfungsi sebagai lindung nilai terhadap ketidakstabilan makroekonomi.
Bitcoin Anjlok, Emas Melonjak
Penjualan besar-besaran ini terjadi setelah adanya perbedaan kinerja yang signifikan antara aset digital dan safe haven tradisional.
Bitcoin turun drastis dari puncak historisnya, sementara emas mengalami kenaikan harga yang substansial pada periode pasar yang sama.
"Saya selalu menganggapnya sebagai versi emas yang lebih baik dari emas," kata Cuban kepada editor-in-chief Front Office Sports, Dan Roberts.
"Tapi emas justru meledak naik ke $5.000, dan Bitcoin turun."
Pernyataan ini menandai perubahan sentimen yang tajam bagi investor tersebut. Sebelumnya, Cuban sempat menyatakan bahwa kondisi makroekonomi sedang mendukung Bitcoin untuk menyaingi emas sebagai penyimpan nilai.
Data pasar menunjukkan Bitcoin diperdagangkan di $77.656.
Angka itu menandai penurunan 29% selama setahun terakhir dan turun 38% dari rekor tertingginya pada Oktober di $126.000.
"Setiap kali dolar turun, Bitcoin seharusnya naik," ujar Cuban. "Ini bukan lindung nilai yang saya harapkan."
Sementara itu, investasi emas tradisional tumbuh lebih dari 37% dalam periode yang sama.
Logam mulia itu baru-baru ini diperdagangkan di sekitar $4.541 seiring reaksi pasar keuangan terhadap perubahan kondisi ekonomi global.
