Pemerintah Indonesia akan meluncurkan portal perlindungan sosial (perlinsos) secara nasional pada Oktober 2026. Peluncuran ini mencakup 541 kabupaten di seluruh Indonesia.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers di Kantor DEN, Jakarta, Rabu (17/6/2026).
>>> Cara Klaim Saldo DANA Kaget Siang Ini Lewat Aplikasi Dompet Digital
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan launching secara langsung.
Portal ini memanfaatkan infrastruktur digital terintegrasi. Sistemnya menyatukan data dari delapan kementerian dan lembaga melalui nomor induk kependudukan serta teknologi verifikasi wajah.
>>> Cara Menurunkan Desil DTSEN 2026 dan Update Data Bansos
Masyarakat yang memiliki Identitas Kependudukan Digital dapat mengakses portal secara mandiri. Warga lainnya akan dibantu oleh puluhan ribu agen pendamping lapangan.
Uji Coba Terbatas Sudah Berjalan
Uji coba terbatas telah dimulai sejak 4 Juni 2026 di Surabaya dan Bali. Wilayah tersebut mencakup 9 kecamatan serta 14 kelurahan atau desa.
>>> Qatar Mulai Gerakkan Kapal Tanker LNG Jelang Pembukaan Selat Hormuz
Hingga 16 Juni 2026, lebih dari 6.100 Kepala Keluarga telah mendaftar melalui portal. Proses ini didukung oleh 700 agen pendamping di lokasi simulasi.
Luhut menargetkan 42 kabupaten piloting dapat menyelesaikan pendaftaran pada akhir Juli 2026. Presiden Prabowo dijadwalkan meninjau langsung pelaksanaan uji coba pada awal Juli 2026.
>>> MR D.I.Y. Indonesia Bagikan Dividen Perdana Rp17,62 per Saham
Pemerintah menargetkan integrasi data kependudukan, ketenagakerjaan, kelistrikan, hingga aset rampung secara bertahap. Sistem baru ini diharapkan memberikan data yang akurat bagi Presiden.