Indonesia Financial Group (IFG) bersama anggota holding memperkuat kompetensi kepemimpinan nasional yang profesional dan berintegritas.
Langkah ini diwujudkan melalui partisipasi dalam Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Angkatan 118 Kolaboratif Tahun 2026.
>>> BSI Perkuat Infrastruktur Komputasi untuk AI Syariah
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI).
IFG dan anggota holding mengirimkan sebanyak 43 peserta pada tahun ini untuk memperkuat daya saing korporasi sekaligus mendukung ketahanan ekonomi.
Keterlibatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan holding BUMN asuransi, penjaminan, dan investasi tersebut dalam mengembangkan talenta.
Kualitas kepemimpinan dipandang sebagai fondasi penting untuk menjaga keberlanjutan organisasi menuju Indonesia Emas 2045.
Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB Ace Hasan Syadzily, M. Si.
, menyampaikan apresiasi atas komitmen konsisten dari IFG dan anggota holding. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk mengintegrasikan kepentingan korporasi dengan kepentingan nasional.
“Kami mengapresiasi komitmen IFG dan anggota holding yang secara konsisten mengikuti Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan.
>>> Kemenhub Usul Tambahan Anggaran Rp 20,11 Triliun untuk 2027
Melalui program ini, kami berharap para peserta dapat memperkuat karakter kebangsaan, integritas, dan kapasitas kepemimpinan di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global.
Kepemimpinan yang berwawasan kebangsaan dan mampu berkolaborasi lintas sektor sangat penting untuk memperkuat ketahanan nasional, termasuk ketahanan ekonomi, serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” ujar Ace.
Direktur SDM IFG, Rizal Ariansyah, menyatakan bahwa peningkatan jumlah utusan setiap tahun mencerminkan keseriusan perusahaan. Pihaknya berfokus membangun jalur kepemimpinan yang seimbang antara kompetensi profesional dan karakter kebangsaan.
"Peningkatan jumlah peserta yang mengikuti Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan bukan sekadar angka.
Di baliknya terdapat komitmen yang konsisten dari IFG untuk menyiapkan pemimpin yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat, integritas tinggi, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Kami percaya bahwa pemimpin masa depan harus mampu menjaga keseimbangan antara kepentingan korporasi dan kepentingan nasional," ujar Rizal.
>>> Pixar Rilis Toy Story 5 Soroti Dampak Gawai pada Anak
Pertumbuhan Jumlah Peserta dan Relevansi Program
Kemitraan strategis antara IFG dengan Lemhannas RI tercatat telah berjalan sejak tahun 2023.
Pada tahun pertama, perusahaan mengirimkan 14 peserta dari jajaran manajemen senior, diikuti 10 peserta pada 2024, hingga mencapai 43 peserta pada 2026.
Program PPNK Angkatan 118 Tahun 2026 sendiri mengangkat tema tentang memperkokoh nilai kebangsaan melalui kolaborasi lintas sektor.
Tema ini dinilai relevan dengan tantangan dinamika geopolitik global, transformasi teknologi, dan perubahan lanskap ekonomi saat ini.
Agenda ini juga berjalan selaras dengan arah pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Fokusnya mencakup penguatan ideologi Pancasila, peningkatan kualitas kepemimpinan, serta pembangunan sumber daya manusia unggul.
Sebagai holding BUMN, IFG mengemban mandat untuk mendukung ketahanan ekonomi nasional melalui pengelolaan risiko dan optimalisasi investasi.
>>> Pokémon Champions Resmi Rilis di iOS dan Android 17 Juni 2026
Manajemen meyakini keberhasilan jangka panjang organisasi juga ditentukan oleh kualitas karakter para pemimpinnya.