Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan paket stimulus ekonomi khusus bagi kelompok masyarakat berpendapatan menengah ke bawah. Langkah ini diambil untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi global.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengonfirmasi persiapan tersebut di Wisma Danantara. Stimulus akan menyasar kelompok desil 4 ke bawah.
>>> Sembilan Tim Lolos ke Grand Final FFNS 2026 Fall
"Stimulus yang kita siapkan untuk kelas menengah ke bawah, desil 4 ke bawah. Ini sedang dipersiapkan," kata Airlangga Hartarto.
Bantuan untuk kelompok ini dipastikan tidak dalam bentuk tunai. "BLT untuk (masyarakat kelompok) yang bawah, tidak berbentuk cash," ungkapnya.
>>> Pixar Rilis Toy Story 5, Soroti Dampak Gawai Digital pada Anak
Selain stimulus, pemerintah juga menggencarkan program magang mulai Juni untuk mendukung kelas menengah. Pemerintah tetap bersikap hati-hati merespons ketidakpastian geopolitik global, seperti konflik Timur Tengah.
"Pertama, tentu kita monitor karena harga minyaknya akan turun lagi ke sekitar US$83 per barel.
>>> Bayern Munchen Sepakati Perpanjangan Kontrak Konrad Laimer
Tetapi semua ini baru selesai setelah ditandatangani, jadi sebelum ditandatangani kita tetap konservatif," jelas Airlangga.
Subsidi Energi dan Pusat Keuangan
Untuk menjaga stabilitas domestik dari gejolak eksternal, pemerintah mempertahankan kebijakan subsidi energi seperti Pertalite dan program biodiesel B50.
>>> MBMA Usulkan Perombakan Direksi demi Perkuat Operasional dan Keuangan
Di samping itu, pemerintah sedang menyusun regulasi berbentuk undang-undang untuk membentuk Indonesia Financial Center di Bali. Langkah ini berkaca pada kesuksesan Dubai dan Singapura.