Tim nasional Prancis dijadwalkan menghadapi Senegal dalam pertandingan perdana Grup I Piala Dunia 2026.
Laga akan berlangsung di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, pada Rabu, 17 Juni 2026 dini hari pukul 02.00 WIB.
>>> Dinas Pendidikan DKI Jakarta Tutup Sementara Layanan SPMB 2026
Pertemuan bersejarah ini diwarnai dengan perubahan perwakilan kapten dalam sesi konferensi pers sebelum pertandingan.
Wakil kapten Prancis, N'Golo Kante, menggantikan posisi kapten utama Kylian Mbappe dalam sesi jumpa pers menjelang laga pembuka tersebut.
Kebijakan ini diambil oleh pelatih Didier Deschamps agar penyerang Real Madrid itu tidak menghabiskan waktu berjam-jam di dalam mobil menuju Stadion MetLife dan pusat latihan.
Keputusan ini terpaksa diambil setelah FIFA menolak permohonan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) untuk menggelar konferensi pers di Melanie Lane, pusat latihan New York Red Bulls.
Mbappe sendiri dijadwalkan baru akan menghadiri konferensi pers menjelang laga melawan Irak di Philadelphia pada 22 Juni mendatang.
Isu Bonus dan Tiket Keluarga
Di luar masalah logistik konferensi pers, internal tim Les Bleus juga sempat diterpa isu miring mengenai negosiasi bonus Piala Dunia dan jatah tiket keluarga.
Kabar adanya perselisihan tersebut langsung dibantah oleh Presiden FFF Philippe Diallo yang menegaskan bahwa situasi di dalam tim sangat kondusif setelah adanya beberapa penyesuaian regulasi.
"C'est complètement faux," kata Philippe Diallo saat diwawancarai France Inter.
Diallo menjelaskan bahwa suasana pembicaraan dengan para pemain berlangsung sangat tenang meski ada satu atau dua penyesuaian yang diminta.
>>> Saham SpaceX Melonjak, Kapitalisasi Pasar Tembus US$412 Miliar
Berdasarkan kesepakatan terbaru, para pemain Prancis akan menerima bonus progresif yang mulai dicairkan sejak babak 16 besar.
Selain itu, jatah tiket gratis untuk keluarga naik dari dua menjadi empat lembar.
"J'ai vu ici ou là qu'il y avait eu des tensions, mais ça ne reflète pas la réalité des relations que nous avons eues," tegas Philippe Diallo.
Pihak FFF menambahkan bahwa perubahan kesepakatan tersebut tidak membuat nilai bonus membengkak.
Pengeluaran total Piala Dunia ini mencapai 24 juta euro bagi FFF.
Diallo menilai angka tersebut cukup tinggi karena perhitungan ekonomi dari FIFA yang dianggap kurang murah hati bagi tim peserta.
"C'est un immense succès commercial mais elle coûte très cher et peut-être que la Fifa n'a pas été suffisamment généreuse avec les équipes participantes.
C'est cette équation qui rend cette compétition – d'un point de vue économique - plus complexe que ce qu'on aura pu penser initialement," tambah Philippe Diallo.
Kekuatan Senegal dan Antusiasme Diaspora
Di kubu lawan, tim nasional Senegal datang dengan modal sistem pembinaan usia muda lokal yang kuat melalui akademi seperti Diambars dan Generation Foot.