⌂ Beranda News Penjualan Motor Domestik Mei 2026 Turun 7,98%, Ekspor Komponen Cetak Rekor
News

Penjualan Motor Domestik Mei 2026 Turun 7,98%, Ekspor Komponen Cetak Rekor

Ilustrasi sepeda motor di Indonesia
Ilustrasi sepeda motor di Indonesia
A A Ukuran Teks16px

Pasar sepeda motor dalam negeri mengalami koreksi pada Mei 2026. Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukkan distribusi domestik turun 7,98 persen.

Pengiriman motor ke pasar lokal pada Mei 2026 tercatat sebanyak 479.388 unit. Angka ini menurun dibandingkan capaian April 2026 yang mencapai 520.972 unit.

Ekspor CBU Meningkat, CKD Melemah

Berbeda dengan pasar domestik, ekspor kendaraan roda dua utuh (CBU) justru menguat.

Volume ekspor CBU pada Mei 2026 mencapai 54.759 unit, naik 4,48 persen dari bulan sebelumnya yang sebesar 52.411 unit.

Namun, ekspor sepeda motor dalam bentuk terurai (CKD) mengalami pelemahan.

Volume ekspor CKD pada Mei 2026 tercatat 697.614 unit, lebih rendah dari April 2026 yang mencapai 723.220 unit.

Rekor Ekspor Komponen Motor

Meskipun pasar domestik dan ekspor CKD menurun, pengiriman komponen sepeda motor justru mencatatkan kinerja terbaik. Volume ekspor komponen pada Mei 2026 melonjak menjadi 16.577.672 unit.

Angka tersebut meningkat signifikan dari perolehan April 2026 yang sebesar 14.381.642 unit. Lonjakan ini sekaligus menjadi rekor tertinggi sepanjang periode Januari hingga Mei 2026.

Secara historis, pasar sepeda motor nasional menunjukkan fluktuasi sejak awal tahun.

Penjualan domestik pada Januari 2026 tercatat 577.763 unit, meningkat menjadi 587.354 unit pada Februari, lalu terkoreksi ke 448.974 unit pada Maret 2026.

📰 Update Terbaru