Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier tiba di Jakarta pada Senin (15/6/2026) untuk melakukan kunjungan kerja ke Indonesia.
Ia dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka.
>>> BTN Jakarta International Marathon 2026 Diikuti 45 Ribu Peserta
Kunjungan ini merupakan yang pertama bagi Steinmeier sejak Prabowo menjabat sebagai presiden. Pertemuan kedua pemimpin difokuskan pada penguatan hubungan bilateral kedua negara.
Agenda Kerja Sama dan Dialog Strategis
Dalam pertemuan tersebut, Steinmeier dan Prabowo akan membahas potensi kerja sama di bidang bisnis, energi, iklim, tenaga kerja terampil, dan budaya.
Hal ini disampaikan dalam siaran pers Istana Kepresidenan Jerman.
>>> Via Vallen Ungkap Perjuangan Emosional Tandem Nursing untuk Dua Anak
Selain itu, kedua pemimpin juga akan melakukan dialog strategis mengenai kondisi geopolitik global. Mereka dijadwalkan membahas demokrasi, tatanan berbasis aturan, dan keterlibatan multilateral di kawasan Indo-Pasifik.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Yvonne Mewengkang, membenarkan agenda kunjungan tersebut.
Ia menyebut pertemuan akan membahas penguatan kerja sama di berbagai bidang serta isu yang menjadi perhatian bersama.
>>> Jadwal Ganjil Genap Jakarta 15 Juni 2026: Dua Sesi dan Denda Rp500 Ribu
Kunjungan ke Tempat Ibadah Bersejarah
Setelah pertemuan resmi, Steinmeier dijadwalkan mengunjungi dua tempat ibadah bersejarah di Jakarta. Ia akan melihat Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral.
Kunjungan ini akan didampingi oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo.
Steinmeier diajak berkeliling Masjid Istiqlal sebelum berjalan melalui Terowongan Persahabatan menuju Katedral.
>>> Samsung Galaxy A27 5G Muncul di Situs Resmi Samsung Ceko
Rangkaian agenda kemudian ditutup dengan diskusi ilmiah bersama pakar. Steinmeier akan berdiskusi dengan lembaga pemikir lokal mengenai peran negara-negara menengah dalam tatanan global yang terus berubah.