Harga emas batangan PT Antam Tbk (ANTM) diproyeksikan bergerak pada kisaran Rp2.610.000 hingga Rp2.880.000 per gram dalam sepekan ke depan.
Proyeksi ini muncul setelah emas mengalami tekanan cukup besar sepanjang pekan lalu.
>>> Hasil PCMB Jabar 2026 Diumumkan, Calon Murid Wajib Konfirmasi
Pengamat pasar logam mulia Ibrahim Assuaibi mengatakan harga emas Antam masih rentan melemah ke support pertama Rp2.610.000 per gram jika harga emas dunia terkoreksi ke level US$4.058 per troy ounce.
"Seandainya kembali melemah, support kedua logam mulia di Rp2.500.000 per gram," ujar Ibrahim.
Sebaliknya, jika harga emas dunia menguat, resistance pertama berada di US$4.394 per troy ounce dan emas Antam di Rp2.740.000 per gram.
>>> Tifatul Sembiring Usulkan Konsep Ekonomi Utara untuk Dorong Pertumbuhan Nasional
Apabila tren penguatan berlanjut, batas atas kedua diperkirakan mencapai Rp2.880.000 per gram.
Dalam sepekan terakhir (8-13 Juni 2026), harga emas Antam turun kumulatif Rp27.000 menjadi Rp2.711.000 per gram.
Pada Senin (8/6), harga sempat naik Rp5.000 ke Rp2.743.000, lalu anjlok Rp10.000 pada Selasa dan Rp20.000 pada Rabu.
>>> Ganesha Operation Ungkap 5 Aspek Wajib Lolos Beasiswa OSC 2026
Penurunan terdalam terjadi Kamis (11/6) sebesar Rp24.000 ke Rp2.689.000, sebelum melonjak Rp20.000 pada Jumat dan naik Rp2.000 pada Sabtu.
Harga buyback pada Sabtu (13/6) tercatat naik Rp4.000 menjadi Rp2.454.000 per gram.
Transaksi buyback dikenakan pajak sesuai PMK No 34/PMK. 10/2017.
>>> Prabowo Panggil Menteri Bahas Lonjakan Investasi Internasional
Untuk nilai di atas Rp10 juta, PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemilik NPWP dan 3% untuk non-NPWP, dipotong langsung dari total transaksi.
