⌂ Beranda News Bridgestone Bagikan Tips Berkendara Aman Jelang Libur Sekolah

Bridgestone Bagikan Tips Berkendara Aman Jelang Libur Sekolah

Bridgestone Bagikan Tips Berkendara Aman Jelang Libur Sekolah
Ilustrasi mobil menyalakan lampu hazard saat hujan deras
A A Ukuran Teks16px

Mobilitas masyarakat diperkirakan melonjak signifikan menjelang liburan sekolah.

Banyak keluarga melakukan perjalanan ke tempat wisata, sehingga kesiapan armada menjadi krusial untuk keselamatan dan kenyamanan di jalan.

>>> 9 Rekomendasi Mobil Van Bekas untuk Jualan Keliling

Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama saat bepergian bersama keluarga. Persiapan kendaraan yang baik dapat mengurangi risiko di jalan.

Produsen ban itu membagikan panduan praktis berkendara aman dan efisien. Langkah-langkah ini bisa diterapkan sebelum dan selama perjalanan.

Pemeriksaan Kendaraan Sebelum Berangkat

Pengendara disarankan melakukan pemeriksaan menyeluruh pada mobil sebelum perjalanan jauh. Ban menjadi komponen utama yang perlu perhatian mendalam.

Tekanan angin ban utama dan cadangan harus disesuaikan dengan rekomendasi pabrikan. Bagi pengguna kendaraan listrik (EV), ketepatan tekanan angin lebih krusial karena bobot kendaraan yang lebih berat.

>>> 5 Ciri Kepribadian Orang yang Gampang Menangis, Ternyata Bukan Kelemahan

Pastikan kedalaman alur ban di atas batas aman minimal 1,6 mm. Periksa juga kondisi fisik ban untuk mengantisipasi sobekan, benjolan, atau benda tajam yang menancap.

Ban cadangan dan tire repair kit harus dalam kondisi siap pakai. Untuk pemilik EV atau plug-in hybrid (PHEV), rencanakan lokasi SPKLU sebelum berangkat.

Simpan nomor darurat penting, seperti layanan derek resmi jalan tol dan pusat bantuan agen pemegang merek (APM).

Gaya Berkendara yang Aman

Perilaku pengemudi sangat memengaruhi keselamatan dan efisiensi bahan bakar. Pengemudi mobil listrik dan hybrid harus mengantisipasi karakter pengereman regenerative braking.

Hindari akselerasi agresif demi kenyamanan dan efisiensi. Tingkatkan kewaspadaan terhadap pejalan kaki dan pesepeda selama perjalanan.

>>> Pemerintah Awasi Ketat Harga Obat Akibat Pelemahan Rupiah

Antisipasi Bahaya Microsleep

Kelelahan sering memicu kecelakaan pada perjalanan jarak jauh. Beristirahatlah setiap dua jam atau setelah menempuh 200 kilometer.

Jika tubuh mulai mengantuk, tidur singkat selama 15 menit dapat memulihkan fokus sebelum melanjutkan perjalanan.

Penanganan Situasi Darurat

Pahami protokol penanganan kondisi darurat di jalan. Saat ban bocor atau mobil mogok, kurangi kecepatan secara bertahap dan menepi ke area aman.

Aktifkan lampu hazard dan tempatkan segitiga pengaman di belakang kendaraan.

>>> Ramalan Zodiak Cinta: Kunci Hubungan Harmonis dari Kejujuran hingga Perhatian

Khusus kendaraan listrik, evakuasi harus menggunakan derek gendong atau towing, bukan derek konvensional karena berisiko merusak sistem mekanis.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru