Badan Gizi Nasional (BGN) membantah informasi yang beredar di media sosial terkait tuduhan adanya pembagian keuntungan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto.
Informasi tersebut dipastikan tidak benar.
>>> QJMOTOR Tawarkan Promo Liburan ke China di Jakarta Fair 2026
Klarifikasi ini disampaikan menyusul beredarnya pesan di berbagai platform digital yang mencatut nama Kepala BGN Nanik S. Deyang.
Pesan itu mengaitkannya dengan pernyataan mengenai mantan Kepala BGN Dadan Hindayana serta dugaan aliran keuntungan program MBG kepada Presiden.
Nanik menegaskan dirinya tidak pernah menyampaikan pernyataan sebagaimana yang beredar dalam pesan tersebut. Menurutnya, informasi itu sengaja dibuat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan berpotensi menyesatkan masyarakat.
"Saya menegaskan bahwa narasi yang beredar tersebut tidak benar.
Saya tidak pernah menyampaikan pernyataan sebagaimana yang dicantumkan dalam pesan yang beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan," kata Nanik dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (14/6/2026).
>>> Transmart Full Day Sale Diskon Alat Kebersihan hingga 50 Persen
Nanik mengatakan pencatutan nama pejabat publik untuk menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kerap dilakukan. Hal ini bertujuan untuk membangun narasi provokatif dan memancing reaksi masyarakat.
Untuk itu, dia meminta publik untuk lebih kritis dalam menerima informasi yang beredar di ruang digital.
Dia mengimbau masyarakat agar selalu melakukan pengecekan informasi melalui sumber resmi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah penyebaran disinformasi. Langkah ini juga dapat memicu kesalahpahaman dan kegaduhan di tengah masyarakat.
BGN juga menegaskan seluruh informasi dan pernyataan resmi lembaga hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi.
Kanal tersebut meliputi siaran pers, situs resmi, maupun akun media sosial yang telah terverifikasi. Informasi yang beredar di luar saluran tersebut tidak dapat dijadikan rujukan yang sah.
>>> Kandungan Gula Tinggi pada Probiotik Picu Risiko Diabetes
Lebih lanjut, BGN mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ruang digital yang sehat.
Masyarakat diimbau mengedepankan fakta serta menghindari penyebaran konten yang bersifat manipulatif, provokatif, maupun mengandung unsur fitnah.
"Kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia digital serta mengedepankan verifikasi informasi.
BGN akan terus fokus menjalankan tugas dan program pelayanan kepada masyarakat sesuai amanat yang diberikan pemerintah," ujar Nanik.
BGN menegaskan pihaknya tetap berkomitmen menjalankan program Makan Bergizi Gratis dan berbagai program peningkatan gizi masyarakat secara transparan dan akuntabel.
>>> Onic Hadapi Bigetron di Grand Final MPL ID S17, Perebutkan Rp 5 Miliar
Di saat yang sama, lembaga ini terus mengedukasi publik agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terkonfirmasi jelas.