Persaingan antara Honda Brio dan Toyota Agya masih menjadi perbincangan hangat di kalangan konsumen Indonesia.
Kedua mobil compact ini sering menjadi pilihan utama untuk mobilitas harian karena lincah dan irit bahan bakar.
>>> Apple Siapkan MacBook Layar Sentuh Pertama untuk Model Pro
Dilansir dari Moladin, masing-masing memiliki karakter berkendara yang berbeda. Brio mengedepankan kenyamanan dengan nuansa sporty, sedangkan Agya menonjolkan kelengkapan fitur dan biaya kepemilikan yang efisien.
Perbedaan Dimensi dan Kabin
Toyota Agya unggul dalam jarak sumbu roda yang lebih panjang. Hal ini membuat ruang kabin belakang terasa lebih lapang bagi penumpang.
Sebaliknya, Honda Brio memiliki dimensi bodi yang sedikit lebih panjang dan lebar. Ground clearance Brio juga lebih tinggi, sehingga lebih mudah melewati jalan bergelombang.
Performa Mesin di Perkotaan
Keduanya menggunakan mesin 1.200 cc 4 silinder, namun karakter penyaluran tenaga berbeda.
>>> Dua Tunggal Putra Indonesia Tembus Semifinal Australian Open 2026
Mesin Agya menghasilkan 88 PS dan torsi 11,52 kgm, terasa halus di putaran bawah dan cocok untuk mobilitas santai di kota.
Honda Brio menghasilkan tenaga 90 PS dengan torsi 110 Nm. Akselerasinya lebih spontan dan memberikan impresi berkendara yang lebih sporty.
Interior, Eksterior, dan Fitur
Toyota Agya generasi terbaru memiliki dashboard modern, terutama varian GR Sport dengan aksen merah agresif. Eksteriornya mencolok berkat grille besar dan velg dual-tone.
Honda Brio RS mempertahankan kabin sederhana dengan material berkualitas dan posisi mengemudi ergonomis. Tampilan luarnya elegan dan terkesan timeless.
Dari segi keselamatan, kedua mobil dilengkapi dual airbag, ABS, dan immobilizer. Varian Agya GR Sport unggul dengan audio steering switch dan sensor parkir.
>>> Jadwal KRL Jogja Solo 13 Juni 2026: Rute dan Tarif Rp8.000
Harga Baru dan Nilai Jual Kembali
Honda Brio baru dibanderol mulai Rp170,4 juta hingga Rp274,1 juta. Toyota Agya baru dijual dari Rp173,8 juta sampai Rp266 juta.
Di pasar bekas, Brio memiliki nilai jual kembali kuat, berkisar Rp113 juta hingga Rp170 jutaan. Agya bekas lebih terjangkau, antara Rp90 juta hingga Rp160 jutaan.
Sebelum membeli, konsumen disarankan menyesuaikan dengan aktivitas harian. Pilih Agya jika menginginkan kabin lega, atau Brio untuk performa responsif.
Perhatikan juga biaya perawatan dan ketersediaan suku cadang.
>>> Kemenpar Dorong Pariwisata Berkelanjutan di Sidang UN Tourism Spanyol
Bagi pembeli unit bekas, pengecekan riwayat servis berkala penting untuk menghindari risiko perbaikan besar. Lakukan test drive untuk merasakan visibilitas, kenyamanan duduk, dan karakter mesin masing-masing kendaraan.