Memasuki masa pubertas, banyak remaja mulai mengalami perubahan pada kondisi kulit. Perubahan hormon dapat merangsang produksi minyak berlebih yang memicu komedo, kulit berminyak, hingga jerawat.
Dokter kulit Dr. Stephanie Ho menjelaskan bahwa saat kulit bertransisi dari masa kanak-kanak ke remaja, peningkatan produksi sebum dapat menyumbat pori-pori.
>>> World Bank Proyeksikan Inflasi Indonesia Tetap Terkendali di Kisaran Target BI
Hal ini menyebabkan berbagai masalah kulit.
"Ketika sebum berlebih bercampur dengan sel kulit mati dan bakteri, peradangan dapat berkembang dan memicu jerawat," ujar Dr. Ho.
Jerawat merupakan kondisi yang sangat umum pada remaja. Sekitar 90 hingga 96 persen remaja mengalaminya dalam tingkat tertentu.
Anak perempuan biasanya mulai mengalami jerawat lebih awal, sekitar usia 11–13 tahun. Pada anak laki-laki, jerawat umumnya muncul pada usia 13–14 tahun.
>>> PHE OSES Genjot Efisiensi Operasi Lepas Pantai Lewat Program Nawasena
Rutinitas Perawatan Kulit yang Disarankan
Untuk menjaga kesehatan kulit selama pubertas, Dr. Ho menyarankan rutinitas sederhana namun konsisten. Langkah pertama adalah menggunakan pembersih wajah yang lembut.
Pembersih tidak boleh membuat kulit terasa terlalu kering atau tertarik setelah dicuci. Langkah berikutnya adalah memakai pelembap ringan.
Meski kulit berminyak, pelembap tetap penting untuk menjaga lapisan pelindung kulit.
>>> Korea Selatan Kalahkan Ceko 2-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Terakhir, gunakan tabir surya spektrum luas dengan SPF 50 atau lebih tinggi, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Bahan Aktif untuk Mengatasi Jerawat
Beberapa bahan aktif bermanfaat untuk kulit remaja berjerawat. Asam azelaik membantu membersihkan pori-pori tersumbat, melawan bakteri, serta memudarkan bekas jerawat.
Benzoyl peroxide membantu membunuh bakteri penyebab jerawat dan mengurangi peradangan. Namun, bahan ini dapat mengiritasi kulit sensitif.
Asam salisilat membantu mengangkat sel kulit mati dan melarutkan minyak di dalam pori-pori. Dr. Ho mengingatkan agar bahan-bahan tersebut diperkenalkan secara bertahap untuk melihat toleransi kulit.
>>> The Tavia Heritage Hotel Gelar Nobar Piala Dunia 2026 dengan Promo Spesial
Jika jerawat tidak membaik atau justru memburuk, konsultasi dengan dokter kulit dianjurkan.