⌂ Beranda News Saham Bank Central Asia Melonjak 4,29 Persen pada Sesi I

Saham Bank Central Asia Melonjak 4,29 Persen pada Sesi I

Saham Bank Central Asia Melonjak 4,29 Persen pada Sesi I
Grafik IHSG bergerak naik
A A Ukuran Teks16px

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melonjak 4,29 persen pada sesi I perdagangan Jumat (12/6/2026).

Harga saham BBCA berada di posisi Rp 6.075 sekitar pukul 10.25 WIB.

>>> PLN Tangani Pemadaman Bergilir akibat Kendala Operasional Listrik Jawa

Sebanyak 162,1 juta saham telah diperdagangkan dengan frekuensi 29.400 kali. Nilai transaksi mencapai Rp 970,55 miliar.

Aksi borong menjadi pemicu utama lonjakan saham BBCA. Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, saham BBCA membukukan net buy sebesar Rp 106,7 miliar.

Pada tiga hari bursa sebelumnya, saham emiten bank swasta terbesar di Indonesia ini selalu ditutup di zona hijau.

Katalis Kenaikan Saham BBCA

BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) melihat katalis utama reli masif saham BBCA adalah keputusan Bank Indonesia (BI).

>>> Snowflake Luncurkan Agen Coding AI CoCo di Summit 2026

Bank sentral menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,5%.

"Langkah pengetatan moneter ini dinilai menjadi berkah bagi BBCA karena perseroan memiliki keunggulan kompetitif berupa porsi dana murah (CASA) yang sangat jumbo, mencapai 81% dari total Dana Pihak Ketiga (DPK)," sebut BRIDS dalam catatannya.

Realisasi Program Buyback Saham

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) telah mendapat restu pembelian kembali saham pada RUPST tahun buku 2025 yang diselenggarakan 12 Maret 2026.

Perseroan melanjutkan realisasi program buyback saham BBCA pada Kamis, 11 Juni 2026.

>>> Demo Mahasiswa di Bundaran HI Diprediksi Picu Macet Parah, Ini Rute Alternatifnya

Presiden Direktur BCA Hendra Lembong mengungkapkan aksi korporasi ini merupakan lanjutan dari realisasi program buyback yang dilaksanakan pada April lalu.

Dia menegaskan aksi korporasi ini bagian dari kepercayaannya terhadap kondisi pasar modal Indonesia.

"Pelaksanaan buyback saham BBCA merupakan sinyal optimisme kami di pasar modal Indonesia. Aksi korporasi ini juga sudah mempertimbangkan kondisi fundamental perseroan," ungkap Hendra.

Periode pelaksanaan buyback saham BBCA adalah 12 bulan, sejak 12 Maret 2026 sampai dengan 11 Maret 2027, kecuali diakhiri lebih cepat.

>>> Shiritsu Ebisu Chugaku Pukau Penggemar di Jakarta, Mi Goreng Jadi Favorit

Jumlah nilai buyback sebesar-besarnya Rp5 triliun termasuk biaya perantara perdagangan efek dan biaya lainnya.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru