⌂ Beranda News KAI Wisata Gaet Brand Kecantikan, Kembangkan Konsep Lifestyle di Stasiun

KAI Wisata Gaet Brand Kecantikan, Kembangkan Konsep Lifestyle di Stasiun

KAI Wisata Gaet Brand Kecantikan, Kembangkan Konsep Lifestyle di Stasiun
Konsep area grooming di stasiun kereta oleh KAI Wisata
A A Ukuran Teks16px

PT Kereta Api Indonesia melalui KAI Wisata membidik berbagai brand kecantikan dalam pengembangan konsep lifestyle di stasiun.

Langkah ini bertujuan menyediakan layanan perawatan diri bagi penumpang selama masa tunggu.

>>> Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Turun ke 120,9, Terendah Sejak September 2025

Direktur Utama KAI Wisata, Raden Agus Dwinanto Budiadji, menjelaskan fokus pada integrasi fasilitas penunjang untuk pengguna kereta jarak jauh maupun komuter.

Pengembangan mencakup penambahan ruang relaksasi, area grooming instan, hingga perluasan fasilitas loker di puluhan titik stasiun.

"Kita kembangkan konsep lifestyle berbasis train untuk stasiun jarak jauh dan dekat.

Dulu kita kembangkan shower locker, kita tambahkan relaksasi space, mini grooming seperti salon yang sifatnya instan untuk bisa meng-grab kebutuhan penumpang yang ingin cepat tampil fresh," kata Agus.

"Kemudian di stasiun KRL kita juga akan buat grooming space seperti relaksasi, barber shop, locker juga akan kita buat lebih banyak," tambahnya.

Target Kemitraan dan Skema Investasi

Manajemen optimistis konsep pemanfaatan ruang vertikal ini akan menarik minat pelaku industri kecantikan.

Survei internal menunjukkan ekspektasi tinggi dari konsumen, khususnya pengguna KRL, yang membutuhkan akses cepat menjaga penampilan.

"Kita survey dan check list kebutuhan penumpang, banyak juga masukan dari para pengguna jasa. Mereka walaupun naik KRL tapi tetap ingin cepat grooming," ungkap Agus.

Target kemitraan diarahkan pada produk dan fasilitas yang relevan dengan mobilitas harian masyarakat urban. KAI Wisata menawarkan tiga skema investasi: sewa, pembagian pendapatan, serta bentuk kerja sama lainnya.

>>> Kecamatan Medan Polonia Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Gangguan PDAM

"Kita bidik yang relate, seperti brand kecantikan, lalu juga hair dryer, kursi pijat, dan lain-lain, itu yang kita offering," kata Agus.

Sebelum ekspansi ini, KAI Wisata telah menjalin kolaborasi dengan produk perawatan pria Kahf dari Paragon Group di Bandung dan Yogyakarta.

Pada tahun 2026, target pengembangan mencakup pembukaan loker di 80 stasiun, ruang penyegaran di 5 stasiun besar, serta area grooming di 15 stasiun Commuter Line.

"Kita sudah kerja sama dengan Kahf di beberapa tempat di Bandung dan Yogya.

Tahun ini kita akan buka loker di 80 stasiun, refresh up di 5 stasiun besar, grooming space di 15 stasiun Commuter Line," jelas Agus.

Ekosistem Digital dan Media Iklan

Pemanfaatan media periklanan digital luar ruang (Digital Out-of-Home) di stasiun diklaim efektif karena audiens terikat dengan durasi tunggu lama.

Total aset KAI mencakup area 270 juta meter persegi di 629 stasiun sepanjang 6.957 kilometer jalur rel yang dipasarkan secara digital.

"Sebagai anak usaha KAI, kami memaksimalkan aset-aset ini, mulai dari stasiun besar hingga rangkaian kereta, sebagai media branding yang menjangkau lebih dari 430 juta penumpang setiap tahunnya," tutur Agus.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru