⌂ Beranda News Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.931,5 per Dolar AS pada 11 Juni 2026 Pagi
News

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.931,5 per Dolar AS pada 11 Juni 2026 Pagi

Grafik kurs rupiah melemah terhadap dolar AS
Ilustrasi kurs rupiah melemah terhadap dolar AS
A A Ukuran Teks16px

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali tertekan pada perdagangan pagi hari ini, Kamis 11 Juni 2026.

Berdasarkan data pasar spot Investing pukul 09.09 WIB, kurs dolar AS naik 0,37 persen terhadap rupiah ke posisi Rp17.931,5 per dolar AS.

Pergerakan ini membuat rupiah semakin mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar AS yang menjadi perhatian pelaku pasar.

Pelemahan rupiah terjadi meskipun Indeks Dolar AS (DXY) justru turun tipis 0,04 persen ke level 99,812.

Sementara itu, harga emas dunia XAU/USD terkontraksi 0,37 persen ke USD4.196 per ons.

Fenomena ini menunjukkan tekanan terhadap rupiah tidak semata-mata dipicu oleh dolar global, melainkan juga sentimen negatif terhadap aset negara berkembang.

Selain terhadap dolar AS, rupiah juga melemah di hadapan sejumlah mata uang utama Asia dan Eropa.

Ringgit Malaysia menguat paling tinggi terhadap rupiah dengan kenaikan 0,31 persen ke Rp4.417,64.

Yuan Tiongkok naik 0,23 persen ke level Rp2.649,67, sedangkan dolar Singapura menguat tipis 0,02 persen ke Rp13.955,68.

Mata uang euro terpantau stabil di kisaran Rp20.758 per euro.

Di sisi lain, rupiah masih menunjukkan performa positif terhadap beberapa mata uang regional lainnya.

Won Korea Selatan terpangkas 0,22 persen ke level Rp11,78, yen Jepang melemah 0,07 persen menjadi Rp111,90, dan baht Thailand turun 0,02 persen ke Rp546,19.

Pelaku pasar terus memantau faktor eksternal seperti prospek suku bunga global, laju ekonomi AS, dan dinamika geopolitik yang berpotensi mempengaruhi pergerakan nilai tukar ke depan.

Analis memproyeksikan volatilitas nilai tukar masih cukup tinggi, sehingga investor dan pelaku usaha dengan eksposur valas diimbau mencermati dinamika pasar secara berkala.

📰 Update Terbaru