Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Syariah Muamalat mencatatkan pertumbuhan aset signifikan hingga Mei 2026. Total aset mencapai Rp2 triliun, naik 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan ini didorong oleh kenaikan imbal hasil investasi dan jumlah peserta. Tiga paket investasi yang disediakan bagi peserta berhasil meraih hasil optimal di tengah fluktuasi ekonomi global.
>>> Kawasaki Resmi Luncurkan Skutik Pertama Modenas Brusky 125 di Indonesia
Kinerja Paket Investasi
Paket investasi A yang menempatkan dana pada instrumen pasar uang syariah membukukan imbal hasil 6,49 persen dalam setahun terakhir.
Paket investasi B yang menggabungkan pasar uang dan pendapatan tetap syariah menghasilkan imbal hasil 6,25 persen.
Paket investasi C mencatatkan lonjakan tertinggi dengan imbal hasil 25,16 persen. Paket ini mengombinasikan instrumen pasar uang, reksa dana, dan saham syariah.
Executive Director DPLK Syariah Muamalat Aznovri Kurniawan mengatakan pencapaian itu menunjukkan komitmen perusahaan memberikan hasil terbaik untuk investasi pensiun nasabah.
>>> MD Pictures Siap Rilis Film Horor Perumahan Laddaland
Layanan ini mencakup kepesertaan bagi perusahaan maupun masyarakat umum.
“Kami fokus pada strategi investasi yang aman dan prudent, tetapi dapat memberikan hasil optimal untuk mencapai tujuan pensiun sejahtera dan berkah,” ujar Aznovri.
Pertumbuhan imbal hasil yang dibagikan kepada peserta memperlihatkan keberhasilan strategi optimalisasi investasi.
Jumlah perusahaan yang bermitra dengan DPLK Syariah Muamalat juga meningkat.
Hingga Mei 2026, lembaga ini mengelola dana pensiun karyawan dari 958 perusahaan, bertambah 101 korporasi baru dalam setahun terakhir.
>>> Prabowo Subianto Dorong Kualitas Maung Pindad Lewat Pengalaman Pribadi
Segmen peserta individu didominasi masyarakat umum dengan total lebih dari 125 ribu peserta. Kenaikan jumlah kepesertaan mendorong total aset menyentuh Rp2 triliun.
“Alhamdulillah, semakin banyak perusahaan dan masyarakat umum yang mempercayakan pengelolaan dana pensiun kepada kami,” tutur Aznovri.
Direktur PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Ricky Rikardo Mulyadi menilai peningkatan aset dan peserta mencerminkan kepercayaan publik terhadap Bank Muamalat sebagai bank murni syariah pertama di Indonesia.
“Seluruh kantor cabang Bank Muamalat siap menerima pendaftaran peserta baru DPLK Syariah Muamalat,” kata Ricky.
>>> ELSA Business dan Bank Danamon Jalin Kerja Sama Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Karyawan
Ke depan, DPLK Syariah Muamalat akan menerapkan strategi tiga pilar utama: pertumbuhan bisnis solid, optimalisasi investasi, serta tata kelola baik melalui peningkatan layanan dan digitalisasi.
