Pelatih New York Knicks Mike Brown menyebut aksi tip-in penentu kemenangan dari OG Anunoby pada Rabu malam sebagai tembakan paling ikonik dalam sejarah bola basket New York.
Keberhasilan tersebut membawa Knicks membalikkan ketertinggalan 29 poin untuk menang 107-106 atas San Antonio Spurs pada Game 4 Final NBA 2026.
>>> Cara Cek Desil Bansos Kemensos Juni 2026 Lewat HP dan Website
Kebangkitan historis di paruh kedua pertandingan ini menempatkan New York Knicks kini memimpin seri final dengan keunggulan 3-1.
Pujian Sang Pelatih
"I don't know if there was a play bigger than any other play in the history of Knicks basketball," kata Mike Brown.
"That has to be the most iconic shot in the history of New York basketball," tambahnya.
Brown mengakui bahwa penilaian para jurnalis dan pengamat mungkin lebih objektif dibandingkan pandangan pribadinya.
"I'm not you guys. You guys know better than me.
But it was just unbelievable," ujarnya.
Performa Luar Biasa Anunoby
OG Anunoby mencetak total 33 poin dan tujuh tembakan tiga angka sepanjang laga.
Penentu kemenangan bermula saat Anunoby melempar bola ke dalam, lalu Jalen Brunson melesakkan tembakan tiga angka yang meleset, sebelum akhirnya Anunoby melompat melewati Dylan Harper untuk menyentuh bola masuk ke ring.
>>> Kementerian ESDM Koordinasi dengan PLN Atasi Pemadaman Listrik Massal
"It feels cool," kata Anunoby.
"I mean, everyone's pretty excited. I'm excited, too," tambahnya.
Anunoby memaparkan detail teknis mengenai keputusannya untuk langsung merangsek ke area bawah ring begitu melihat tembakan Brunson terlepas.
"He got a pretty good look, and I just went and crashed," ujarnya.
Penyerang andalan Knicks tersebut menjelaskan perubahan instingnya di udara ketika bola bergerak di luar perkiraan awalnya.
"Tried to get a tip-dunk or something. The ball went over my head, so I couldn't really dunk it.
So I tried to tip it in softly and it went in," ucapnya.
Pengakuan dari Kubu Lawan
Pemain rookie San Antonio Spurs, Dylan Harper, mengakui momentum tersebut tercipta akibat kelengahan dalam melakukan penjagaan kotak penalti.
"Bounce(d) off the rim the right way. He tipped it in the right way.
>>> Auto2000 Ungkap Layanan Purna Jual Kunci Utama Kepemilikan Mobil Hybrid
It went in. I could play 'wish I could have did this, wish I could have did that.'
But at the end of the day, he tipped the ball and it went in the rim," kata Harper.
Harper juga menyatakan bahwa dirinya sempat merasa mampu mengalau pergerakan bola.
"I definitely thought I had a hand on it. I definitely think I helped put the ball in the rim.
But just got to box out," ujarnya.
Sejarah Baru bagi Knicks
Catatan kebangkitan 29 poin ini menjadi yang terbesar dalam sejarah Final NBA sekaligus melampaui momen-momen legendaris Knicks masa lalu, seperti aksi empat angka Larry Johnson pada 1999, tembakan Allan Houston pada 1999, maupun jump shot ikonik Willis Reed pada final tahun 1970.
"We're enjoying it right now," ucap Anunoby.
Meski mencetak sejarah besar bagi publik New York, fokus utama sang pemain kini langsung dialihkan pada persiapan laga krusial berikutnya.
>>> IHSG Ditutup Melemah ke Level 5.789 di Sesi I, Tertekan Sentimen Domestik dan Global
"But we're just focused on the next game now," tuturnya.
