Charlotte Summers, perempuan berusia 20 tahun, melahirkan bayi laki-laki yang sehat hanya 17 jam setelah pertama kali mengetahui dirinya hamil.
Kejadian ini terungkap saat ia melakukan pemeriksaan kesehatan rutin pada 6 Juni 2026.
Awalnya, Charlotte mendatangi dokter untuk membahas keluhan yang ia duga terkait sensitivitas gluten. Namun, pemeriksaan rutin justru mendeteksi kehamilan.
Hasil USG menunjukkan usia kandungan Charlotte sudah mencapai 38 minggu 4 hari, atau sudah siap melahirkan.
Tim medis menemukan kondisi tertentu pada plasenta sehingga memutuskan pemantauan intensif di rumah sakit.
Sebelumnya, Charlotte tidak mencurigai adanya janin karena tetap mengalami menstruasi rutin dan aktif mengonsumsi pil KB.
Ia menyadari penambahan berat badan, tetapi mengira itu akibat stres dan perubahan pola hidup.
"Saya sedikit bertambah gemuk," kata Charlotte dikutip dari People.
Kondisi ini dikenal sebagai cryptic pregnancy atau kehamilan tersembunyi. Fenomena ini membuat wanita tidak menyadari kehamilan karena minimnya gejala fisik khas.
"Saya benar-benar tidak mengerti apa yang sedang terjadi. Itu benar-benar pengalaman yang gila," ujar Charlotte.
Dokter menjelaskan bahwa pergerakan janin yang samar disebabkan oleh posisi plasenta di bagian depan rahim (anterior placenta).
Berdasarkan data Cleveland Clinic, kehamilan tersembunyi dialami sekitar 1 dari setiap 2.500 kasus kehamilan hingga persalinan.
Studi di jurnal BMJ mencatat sekitar 1 dari 475 kehamilan baru terdeteksi setelah usia 20 minggu.
Risiko lebih tinggi pada wanita yang menggunakan kontrasepsi aktif, penderita PCOS, fase perimenopause, atau baru saja melahirkan.