Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menjadwalkan pembahasan Undang-Undang (UU) tentang Indonesia Financial Center (IFC) mulai Juli 2026.
Langkah ini diambil setelah UU Perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK) resmi disahkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
>>> Shopee Beri Limit SPayLater Rp750 Ribu untuk Pengguna Baru
Kepastian waktu pembahasan disampaikan oleh internal Komisi XI DPR. Anggota Komisi XI Harris Turino mengatakan pembahasan akan dimulai pada awal Juli.
Ketua Komisi XI Mukhamad Misbakhun menegaskan bahwa regulasi IFC sengaja dipisahkan dari UU PPSK. Hal ini untuk memudahkan sinkronisasi dengan berbagai undang-undang sektoral lainnya.
Misbakhun menyebut pembahasan akan dilakukan setelah UU PPSK ditandatangani pemerintah. Sebelumnya, target penyelesaian regulasi ini diproyeksikan selama satu triwulan penuh.
Hingga saat ini, pemerintah belum menetapkan lokasi detail pembangunan IFC. Namun, area tersebut direncanakan sebagai klaster khusus dengan insentif hukum, kemudahan administrasi, perpajakan, dan pengawasan tersendiri.
>>> Harga Pertamax Juni 2026 Masih di Bawah Nilai Keekonomian
Misbakhun menjelaskan IFC akan menjadi pusat keuangan Indonesia untuk menarik investasi.
Perusahaan dapat didirikan di sana dalam bentuk lembaga jasa keuangan seperti perbankan, asuransi, dana pensiun, dan modal ventura.
Fasilitas khusus ini dirancang untuk membangun kepercayaan investor global agar mau menanamkan modal jangka panjang. Misbakhun menegaskan bahwa konsep family office juga termasuk dalam IFC.
>>> Bandai Namco Rilis Elden Ring Tarnished Edition untuk Nintendo Switch 2
Di sisi lain, pemerintah tengah mematangkan regulasi pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sektor Keuangan di Bali.
KEK Kura-Kura Bali ditunjuk sebagai lokasi potensial pengembangan IFC berdasarkan arahan Presiden Prabowo.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan regulasi KEK Sektor Keuangan dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan pusat keuangan. Skema pengelolaan dan fasilitas diharapkan menarik investor global.
Wacana pembentukan pusat keuangan ini telah bergulir sejak pertengahan 2024. Gagasan awal family office disampaikan oleh Luhut Binsar Pandjaitan saat menjabat Menko Marves.
>>> Kementerian Dikti Saintek Ungkap Cara Menulis Esai Beasiswa yang Kuat
Rencana strategis pembangunan IFC telah dilaporkan Luhut kepada Presiden Prabowo pada 21 April 2026. Luhut menekankan pentingnya akselerasi untuk mengantisipasi dinamika pergerakan kapital internasional.