Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Kamis pagi, 11 Juni 2026. Indeks turun 3,11 poin atau 0,05 persen ke level 5.899,27.
Sementara itu, indeks LQ45 justru mencatat kenaikan tipis 0,83 poin atau 0,14 persen ke posisi 590,31.
>>> Kementerian Pendidikan Perkuat Peran Kepala Sekolah dalam SPMB 2026 Ramah
Meski pelemahan IHSG tipis, pelaku pasar diperkirakan menghadapi perdagangan yang fluktuatif.
Sentimen Geopolitik dan Kebijakan Moneter
Penyebab utama volatilitas adalah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Konflik Iran kembali menjadi sorotan setelah CENTCOM mengumumkan serangan baru atas instruksi Presiden AS Donald Trump.
Head of Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata menyebut sentimen pasar masih didominasi perkembangan di Timur Tengah.
>>> BIGBANG Gelar Konser di Jakarta International Stadium Januari 2027
Trump memperingatkan Iran akan membayar harga jika terus menunda kesepakatan damai, sementara Iran berjanji membalas setiap ancaman.
Konflik yang memasuki bulan keempat meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan energi global. Selat Hormuz, yang mengalirkan sekitar 20 persen pasokan minyak dunia, menjadi titik risiko utama.
Trump mengklaim AS menjalankan misi rahasia membantu lebih dari 200 kapal komersial melewati Selat Hormuz.
Klaim itu dibantah Menteri Energi AS Chris Wright yang mengaku tidak mengetahui operasi tersebut.
>>> Kementan Usul Frekuensi Konsumsi Telur dan Ayam dalam Program MBG Ditambah
Dari sisi kebijakan moneter, Bank of Canada mempertahankan suku bunga acuan.
Pasar mencermati kenaikan harga energi akibat perang Iran yang bisa memaksa The Fed, ECB, dan BoJ mempertahankan kebijakan ketat lebih lama.
Menurut CME FedWatch, pasar memperkirakan The Fed mempertahankan suku bunga pada pertemuan pekan depan. Namun probabilitas kenaikan 25 bps hingga akhir tahun meningkat ke sekitar 43 persen.
>>> Komedian Senior Haji Bolot Dirawat di ICU, Andre Taulany Minta Doa
Yield US Treasury 10Y naik ke 4,55 persen, sementara yield 30Y kembali menembus 5 persen. Kondisi ini menambah tekanan bagi IHSG.