⌂ Beranda News Menkeu: Kenaikan Harga Pertamax Tak Berdampak Signifikan pada Inflasi

Menkeu: Kenaikan Harga Pertamax Tak Berdampak Signifikan pada Inflasi

Menkeu: Kenaikan Harga Pertamax Tak Berdampak Signifikan pada Inflasi
SPBU Pertamina dengan harga Pertamax terbaru
A A Ukuran Teks16px

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kebijakan kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap laju inflasi nasional.

Karakteristik konsumen Pertamax yang mayoritas merupakan pengguna kendaraan pribadi menjadi alasan utama.

>>> Aturan Do and Don't OSN Tingkat Kabupaten/Kota 2026

Purbaya menjelaskan bahwa pengaruh komoditas ini terhadap biaya transportasi publik maupun jalur distribusi barang relatif kecil.

Kondisi ini membuat efeknya berbeda dengan BBM sektor logistik.

“Dampaknya terhadap inflasi seharusnya tidak terlalu besar karena Pertamax bukan bahan bakar utama untuk angkutan barang maupun transportasi umum,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu.

Ketika dimintai keterangan mengenai rencana pengaturan kuota BBM bersubsidi, Menteri Keuangan memilih untuk tidak menjabarkan strategi tersebut.

Purbaya menegaskan bahwa keputusan dan kebijakan terkait kuota sepenuhnya menjadi wewenang Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

>>> Benyamin Bamburac, 15 Tahun, Raih Gelar S2 Ilmu Komputer

Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi

Di sisi lain, Pertamina Patra Niaga secara resmi telah melakukan penyesuaian harga untuk sejumlah produk BBM nonsubsidi yang berlaku mulai 10 Juni 2026.

Harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter.

Varian Pertamax Green 95 ikut naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan perubahan harga dilakukan setelah evaluasi berkala sesuai formula pemerintah.

Manajemen Pertamina mengonfirmasi evaluasi berkala mempertimbangkan dinamika harga minyak mentah global dan kondisi pasar.

>>> Harga Emas Pegadaian 11 Juni 2026 Kompak Turun Signifikan

Seluruh proses penetapan angka baru juga sudah dikoordinasikan bersama pemerintah.

Pertamina menegaskan langkah ini diambil demi menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional dan memastikan distribusi BBM berkualitas optimal.

Beberapa produk BBM nonsubsidi lainnya tidak mengalami perubahan harga.

Pertamax Turbo (RON 98) tetap Rp20.750 per liter, Dexlite Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp24.800 per liter.

Untuk BBM bersubsidi, Pertalite masih Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

>>> BFriends Hadirkan Konsep Wellness Terintegrasi Pertama di Kerobokan Bali

Pertamina menjamin ketersediaan stok di seluruh SPBU nasional dalam posisi aman.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru