Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini dapat memantau kondisi kesehatan secara berkala dengan mudah.
Layanan deteksi dini ini bisa diakses langsung melalui HP atau komputer yang terhubung ke internet.
>>> Steven Spielberg Rilis Disclosure Day: Sinopsis dan Penjelasan Ending
BPJS Kesehatan menyediakan fitur skrining riwayat kesehatan online lewat website resmi dan aplikasi Mobile JKN.
Layanan digital ini mempermudah peserta karena tidak perlu mengantre di fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan awal.
Layanan ini ditujukan bagi seluruh peserta JKN yang berusia 15 tahun ke atas. Sistem digital akan menganalisis tingkat risiko penyakit berdasarkan jawaban dari sejumlah pertanyaan yang diberikan peserta.
Skrining riwayat kesehatan merupakan langkah promotif dan preventif dari BPJS Kesehatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.
Melalui pengisian data ini, peserta bisa mengetahui potensi risiko beberapa penyakit tidak menular sejak dini.
Beberapa jenis penyakit kronis yang dapat dideteksi antara lain diabetes melitus, hipertensi, penyakit jantung koroner, dan gangguan ginjal kronis.
Jika hasil analisis menunjukkan adanya risiko kesehatan, peserta tidak perlu panik.
>>> UGM Raih Skor SINTA Tertinggi di Indonesia
BPJS Kesehatan akan memberikan rekomendasi langsung untuk melakukan pemeriksaan lanjutan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat peserta terdaftar.
Panduan Skrining Melalui Website
Peserta dapat melakukan pengisian data skrining secara mandiri melalui situs resmi BPJS Kesehatan. Langkah pertama adalah mengunjungi laman resmi skrining BPJS Kesehatan melalui peramban internet.
Setelah halaman terbuka, masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau nomor kartu JKN. Langkah selanjutnya adalah mengisi tanggal lahir sesuai data kepesertaan.
Ketik kode verifikasi (captcha) yang muncul, lalu klik tombol pencarian peserta untuk memvalidasi data. Setelah data ditemukan, peserta wajib menyetujui syarat dan ketentuan layanan.
Lengkapi data personal seperti tinggi badan, berat badan, dan nomor telepon aktif.
Jawab seluruh pertanyaan mengenai kondisi kesehatan serta gaya hidup, lalu klik simpan untuk melihat hasil analisis risiko otomatis.
Panduan Skrining Melalui Aplikasi Mobile JKN
Pemeriksaan riwayat kesehatan juga dapat diakses melalui aplikasi Mobile JKN yang tersedia untuk Android dan iOS. Prosesnya diawali dengan mengunduh dan masuk menggunakan akun peserta yang terdaftar.
>>> Sony Sanjaya Kantongi 20 Nama Kasus Korupsi Makan Bergizi Gratis
Pada halaman utama aplikasi, pilih menu "Lainnya" lalu klik fitur "Skrining Riwayat Kesehatan". Langkah berikutnya adalah memilih nama anggota keluarga atau peserta yang akan melakukan pemeriksaan.
Peserta kemudian harus menyetujui lembar syarat dan ketentuan sebelum mengisi data. Pastikan mengisi semua data dan menjawab pertanyaan dengan jujur agar hasil analisis akurat.
Alternatif Skrining Langsung di Puskesmas atau Klinik
Bagi peserta yang memiliki kendala akses internet, pemeriksaan tetap bisa dilakukan secara luring. Peserta dapat mendatangi puskesmas atau klinik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Untuk layanan manual ini, peserta hanya perlu membawa kartu BPJS Kesehatan atau kartu JKN beserta e-KTP. Petugas medis akan membantu proses pengisian data dan memberikan arahan medis lanjutan.
Ketentuan dan Manfaat Pemeriksaan Berkala
BPJS Kesehatan memberlakukan aturan bahwa skrining riwayat kesehatan dapat dilakukan setiap peserta JKN sebanyak satu kali dalam setahun.
Pemeriksaan rutin secara berkala sangat disarankan untuk menjaga kondisi tubuh tetap terpantau.
Pemeriksaan rutin membantu mendeteksi risiko penyakit lebih awal dan mencegah kondisi medis berkembang menjadi lebih parah.
>>> PT Central Finansial X Luncurkan Indeks Aset Kripto CFX10, Acuan Pasar Domestik
Deteksi dini juga dapat mempercepat penanganan medis serta mendukung pola hidup sehat yang berkelanjutan.
