Microchip Technology meluncurkan retimer XpressConnect PCIe 6.0 dan CXL 3.1 yang dirancang untuk mengatasi tantangan latensi serta integritas sinyal pada klaster GPU berperforma tinggi.
Perangkat ini menjadi solusi bagi infrastruktur pusat data berskala besar yang menangani beban kerja kecerdasan buatan (AI) yang terus berkembang.
>>> Iker Lecuona Gantikan Alex Marquez yang Cedera di GP Balaton Park
Keterbatasan jangkauan sinyal sering menjadi hambatan bagi arsitek pusat data seiring meningkatnya kecepatan interkoneksi hingga 64 GT/s.
Akibatnya, sumber daya memori tidak terpakai secara optimal.
Retimer XpressConnect menawarkan latensi pin-to-pin kurang dari 12 nanodetik (ns). Kemampuan tersebut sekitar 20% lebih rendah dibandingkan spesifikasi standar PCIe 6.0.
>>> Sistem Bot Agensi Luar Negeri Diduga Borong Tiket Konser BTS Jakarta 2026
Hambatan transfer data pada fabric AI yang padat dapat dikurangi secara signifikan dengan retimer ini.
Pernyataan Microchip
"Pusat data AI saat ini tidak lagi dibatasi oleh kemampuan komputasi, melainkan oleh efisiensi perpindahan data di seluruh sistem," ujar Brian McCarson, Corporate Vice President Microchip.
Menurut Brian McCarson, retimer ini berfungsi sebagai pusat neuron yang memungkinkan perancang sistem membangun fabric yang lebih skalabel dan hemat daya.
>>> Wuling Motors Uji Wuling Eksion PHEV Lintas Jawa Selatan
Perangkat ini juga memulihkan sumber daya yang kurang termanfaatkan.
Integrasi yang mudah menjadi keunggulan lain XpressConnect. Perangkat ini merupakan solusi standar industri (drop-in solution) yang mendukung konfigurasi fleksibel.
Sistem ini tetap kompatibel dengan platform PCIe generasi terdahulu, mulai dari Gen 3 hingga Gen 5.
>>> Cara Download Video TikTok Tanpa Watermark Lewat Browser, Mudah dan Gratis
Microchip juga menyertakan ekosistem diagnostik ChipLink untuk memudahkan operasional melalui antarmuka grafis terpadu. Fitur ini memungkinkan pemantauan kesehatan koneksi secara real-time.
