⌂ Beranda News Investor Global Mulai Borong Token HYPE karena Faktor Fundamental
News

Investor Global Mulai Borong Token HYPE karena Faktor Fundamental

Grafik kenaikan harga token HYPE
Grafik kenaikan harga token HYPE
A A Ukuran Teks16px

"Namun kemudian terjadi kehancuran di mana sebagian besar bisnis baru ini gagal dan baru secara bertahap selama beberapa tahun berikutnya pemenang di setiap segmen pasar mulai muncul," kata Stephen Coltman.

Ekspansi Bisnis dan Tantangan Regulasi

Daya tarik Hyperliquid semakin kuat setelah platform memperluas layanan ke sektor aset dunia nyata yang ditokenisasi, pasar pra-IPO, dan kontrak gaya prediksi.

Data Hyperscreener menunjukkan hampir sepertiga aktivitas perdagangan berasal dari aset dunia nyata yang ditokenisasi.

Kehadiran produk ETF juga membuka akses bagi kelompok pembeli baru dari kalangan tradisional.

Timothy Misir, kepala riset di BRN, menyebut ETF mempermudah investor bertaruh pada pertumbuhan Hyperliquid tanpa harus mengelola dompet digital.

Data DefiLlama menunjukkan hampir seluruh biaya dari pasar perdagangan spot dan perpetual Hyperliquid dialokasikan untuk pembelian kembali token.

Hyperliquid menyumbang lebih dari sepertiga total pendapatan yang didistribusikan kepada pemegang token dari 855 protokol.

Meski demikian, volume dan pendapatan dari perdagangan token kripto mulai menunjukkan tanda melemah. Kondisi ini membuat platform menjadi lebih bergantung pada pertumbuhan sektor aset dunia nyata.

Tantangan regulasi juga membayangi setelah CME Group dan Intercontinental Exchange mendesak pejabat berwenang untuk mengatur platform ini.

Selain itu, pengguna dari Amerika Serikat saat ini dilarang menggunakan layanan Hyperliquid.

"Kripto mulai membedakan dirinya berdasarkan ekonomi, bukan hanya narasi.

Hyperliquid adalah salah satu token kripto 'Generasi 2' pertama, di mana aktivitas ekonomi di platform tersebut secara langsung berkontribusi pada nilai token.

Investor menghargai hal ini," ucap Ryan Rasmussen, kepala riset di Bitwise.

📰 Update Terbaru