Bak Bumi dan Langit Inilah Daftar Tarif Ceramah Gus Mifta dan Gus Baha yang Dinilai Natizen Lebih Beradap
Bak Bumi dan Langit Inilah Daftar Tarif Ceramah Gus Mifta dan Gus Baha yang Dinilai Natizen Lebih Beradap
Miftah Maulana Habiburrahman Alias Gus Mifta Akhirnya Minta Maaf Langsung Temui Sunhaji Bakul Es teh di Magelang
Viral Video Gus Miftah Ejek Penjual Es Teh, Jhon Sitorus Ungkap Gaji dan Tunjangan yang Fantastis
Media sosial kembali dihebohkan dengan tindakan Gus Miftah yang menjadi sorotan publik. Sebuah video viral memperlihatkan momen ketika Gus Miftah mengejek seorang penjual es teh di Magelang karena dagangannya belum laku terjual. Peristiwa ini memicu berbagai reaksi, termasuk dari seorang aktivis media sosial terkenal, Jhon Sitorus. Melalui akun media sosialnya, Jhon tidak hanya mengkritik tindakan Gus Miftah, tetapi juga membongkar rincian gaji dan tunjangan yang diterima Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden.
Gaji Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden
Dalam cuitannya di akun X @JhonSitorus_18, Jhon mengungkapkan bahwa Gus Miftah menerima gaji sebesar Rp13.608.000 per bulan sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. Jumlah ini, menurut Jhon, belum termasuk berbagai tunjangan operasional yang dapat mencapai angka fantastis.
“Rp 13.608.000 gaji Miftah Maulana sebagai Utusan Khusus Presiden bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan,” tulis Jhon dalam unggahannya.
Ia juga menambahkan bahwa jika ditambah dengan tunjangan dana operasional, total pendapatan Gus Miftah bisa mencapai lebih dari Rp100 juta per bulan.
“Gaji itu belum termasuk tunjangan dana operasional yang tentunya di atas angka Rp100.000.000,” sambungnya.
Menurut Jhon, pengaturan gaji dan hak keuangan untuk utusan khusus presiden ini sudah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 137 Tahun 2024. Dalam regulasi tersebut, gaji dan tunjangan utusan khusus presiden setara dengan pejabat setingkat menteri.
+++++
“Gaji dan hak keuangan utusan khusus setara dengan level Menteri sesuai Perpres 137 Tahun 2024,” pungkasnya.
Kritik Pedas Jhon Sitorus untuk Gus Miftah
Tidak hanya membongkar rincian gaji, Jhon Sitorus juga melontarkan kritik keras terhadap sikap Gus Miftah dalam video viral tersebut. Ia mempertanyakan apakah masyarakat masih rela melihat pajak yang mereka bayarkan digunakan untuk membayar pejabat seperti Gus Miftah.
“Gimana? Masih rela pajak yang kita bayarkan dipakai untuk GOok Gookin kita?” tulis Jhon dengan nada kesal.
Respons Jhon ini mendapatkan dukungan dari banyak warganet. Beberapa di antaranya bahkan mendesak agar Gus Miftah dicopot dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden.
“Mungkin bisa diturunkan aja tuh utusannya, nggak rela banget,” tulis akun X @kalodibalik, mengomentari unggahan Jhon.
Gus Miftah Minta Maaf
Menanggapi kontroversi yang berkembang, Gus Miftah akhirnya mengambil langkah untuk memperbaiki situasi. Ia mendatangi langsung kediaman penjual es teh yang ia ejek dalam video tersebut. Dalam pertemuan itu, Gus Miftah menyampaikan permintaan maaf secara langsung atas tindakannya yang dianggap tidak pantas.
Meski permintaan maaf sudah disampaikan, perdebatan di media sosial masih terus berlangsung. Banyak pihak yang menilai bahwa seorang pejabat publik, apalagi yang bertugas dalam bidang keagamaan, seharusnya menunjukkan sikap yang lebih bijaksana dan empati terhadap masyarakat.
Refleksi untuk Pejabat Publik
+++++
Insiden ini kembali menjadi pengingat pentingnya perilaku yang pantas dari seorang pejabat publik, terutama yang memiliki jabatan strategis. Sikap dan tindakan seorang pejabat tidak hanya mencerminkan dirinya, tetapi juga institusi yang diwakilinya. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya menjaga kepercayaan publik dan bertanggung jawab atas setiap tindakan, baik di dunia nyata maupun media sosial.
Dengan gaji dan tunjangan yang cukup besar, masyarakat tentu berharap pejabat publik seperti Gus Miftah dapat memberikan contoh yang baik dan menjadi panutan, bukan justru menjadi sumber kontroversi.
***