Dewan Pengurus Pusat Perkumpulan Pengusaha Air Dalam Kemasan Nusantara (DPP AMDATARA) memperkuat kolaborasi dengan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Pertemuan berlangsung di Jakarta pada Sabtu (30/5/2026).
>>> Avispa Fukuoka Jamu JEF United Chiba di J1 100 Year Vision League
Kemitraan strategis ini bertujuan mendorong pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.
Langkah ini diambil untuk menjamin pertumbuhan industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) tetap selaras dengan pelestarian lingkungan.
AMDATARA menjajaki kajian ilmiah bersama pemerintah agar kebijakan mendatang berlandaskan data akurat.
Inisiatif Keberlanjutan AMDATARA
Ketua Umum AMDATARA, Karyanto Wibowo, memaparkan berbagai inisiatif keberlanjutan yang telah dijalankan anggota asosiasi.
>>> Empat Klub J-League Siap Bertanding di Tengah Badai Cedera
Program tersebut meliputi pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) berbasis sains, penanaman pohon, dan pembuatan sumur resapan.
Selain itu, ada pemantauan air tanah dan peningkatan akses air bersih bagi masyarakat luas.
"AMDATARA berkomitmen mematuhi seluruh regulasi serta menjadi jembatan antara pemerintah dan pelaku industri," ujar Karyanto Wibowo.
>>> 7 Ciri Orang Tampak Biasa tapi Punya Kecerdasan Tinggi
Asosiasi juga memberikan perspektif teknis mengenai tata kelola air tanah di Indonesia.
Langkah komunikasi dan kemitraan aktif ini mendapat respons positif dari kementerian.
"Kami berharap sinergi antara pemerintah dan industri AMDK terus diperkuat ke depan," ujar Lana Saria, Plt. Kepala Badan Geologi.
Pertemuan juga dihadiri Kepala Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan (PATGTL), Agus Cahyono Adi.
>>> Laba Bersih Telkom Indonesia Anjlok 21,72% pada Kuartal I 2026
Pembahasan mencakup penguatan kepatuhan hukum, perizinan, serta keseimbangan antara pemanfaatan ekonomi dan konservasi alam.