Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret salah satu pendiri kolektif kreatif UNDERDAWG Indonesia ramai diperbincangkan di media sosial Threads.
Isu ini mencuat setelah sejumlah warganet membagikan pengalaman buruk serta peringatan mengenai perilaku salah satu pendiri kolektif tersebut kepada talent perempuan.
>>> Inspirasi Nama Anak Berawalan Huruf D dari Artis Indonesia
UNDERDAWG Indonesia merupakan manajemen hiburan dan kolektif kreatif yang berdiri sejak 2025. Kolektif ini aktif menyelenggarakan acara musik elektronik, event DJ, program akademi DJ, hingga layanan produksi musik.
Dugaan tindakan pelecehan ini pertama kali menjadi perhatian setelah akun Threads @audiyaaaptr mengunggah utas peringatan untuk para DJ perempuan.
"Buat para DJ, terutama cewek-cewek yang mau join collective/management, lebih hati-hati ya. Jangan sampai gabung ke tempat yang salah.
Yang foundernya malah nggunain collective/management buat kebutuhan pribadi. Terutama kebutuhan tyt*d," tulis akun tersebut pada Kamis, 28 Mei 2026.
Unggahan itu memicu diskusi luas di kolom komentar hingga memunculkan berbagai pengakuan dari warganet lain yang mengaku pernah mendapatkan perlakuan tidak pantas dari terduga pelaku.
Salah satu akun membagikan pengalamannya yang hampir menjadi korban modus dugaan pelecehan seksual saat bekerja di kolektif tersebut.
"MAU DI SPILL GA, Gua selaku pernah jadi PR-nya merasa jijikkkk, gua tolak mentah2, dan gua di tinggalin sendiri di BENGKEL SCBD!!!!!
>>> Daftar Harga HP OPPO A Series Terbaru Mei 2026, Mulai Rp1,9 Jutaan
," tulis akun @theluv_maca.
Pengakuan lain juga datang dari akun berbeda yang menyatakan adanya pemaksaan hubungan seksual saat dirinya bergabung sebagai PR.
"Aku juga pernah ikut collective as a pr. dia maksa buat hs.
untunggg nya aku tolak mentah mentahhh dan aku ada video permintaan maaf dia. kesepakatan nya mau doi post di sg sampe skrng dia ga post post.
mau aku spilll ga video nya guys, btw beberapa pr dan talent nya ada yg udah jadi korban dia.
tp blm ada yg berani up," tulis akun @sweetttsparklesss. ttt.
Klarifikasi dan Permintaan Maaf
Menanggapi situasi yang berkembang, pendiri UNDERDAWG Indonesia, Okta Soekarno, memberikan klarifikasi resmi melalui Instagram Story pribadinya pada Kamis malam, 28 Mei 2026.
>>> 6 Pembalap Indonesia Siap Berlaga di WSBK Aragon dan MotoGP Italia Akhir Pekan Ini
Dalam keterangan tertulisnya, Okta bersama Regina Rumopa menyampaikan permohonan maaf kepada pihak korban dan menyatakan menolak segala bentuk pelecehan seksual.
"Saya, Okta Soekarno, bersama Regina Rumopa selaku founder UNDERDAWG, ingin menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas berita yang beredar belakangan ini, khususnya kepada 10 korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh salah satu founder UNDERDAWG," tulis Okta.
Okta juga menyatakan rasa sesalnya atas peristiwa yang terjadi dan menegaskan kesiapan mereka untuk mendukung para korban dalam menempuh jalur hukum.
"Kami menghormati dan mendukung sepenuhnya apa pun keputusan para korban, termasuk apabila para korban memilih untuk menempuh jalur hukum maupun langkah lainnya yang dianggap perlu.
Sebagai sesama perempuan, kami menentang segala bentuk pelecehan seksual dan percaya bahwa setiap korban berhak mendapatkan keadilan, ruang aman, serta dukungan atas keberanian mereka untuk bersuara," tuturnya.
Melalui pernyataan resmi tersebut, Okta dan Regina juga mengumumkan keputusan mereka untuk keluar dari manajemen hiburan itu.
"Melalui pernyataan ini, saya atas nama pribadi, Okta Soekarno, and Regina Rumopa menyatakan bahwa kami sudah tidak lagi menjadi bagian dari UNDERDAWG dan tidak akan berada di bawah naungan UNDERDAWG dalam bentuk apa pun ke depannya.
>>> Promo Indomaret Weekend 28-31 Mei 2026: Diskon hingga 25 Persen
Sekali lagi, kami meminta maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terdampak atas kejadian ini," tutup Okta Soekarno.